Category Archives: Seri: Belajar Alkitab (completed)

Belajar Alkitab bersama dokter Lukas (3)

Saya rasa salah satu keputusan terpenting yang diambil oleh Lukas terangkum dalam pernyataannya kepada Teofilus. … aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu. Mungkin Lukas tidak pernah memimpikan ataupun membayangkan bahwa suratnya yang semula hanya ditujukan untuk satu orang itu menjadi salah satu buku dalam Alkitab. I decided to write it down for you… Read More »

Belajar Alkitab bersama dokter Lukas (2)

Sekarang kita teliti salah satu prinsip yang diterapkan oleh Lukas: “menyelidiki … dengan seksama”. Kata menyelidiki dalam bahasa Yunani adalah parakoloutheo, yang diartikan sebagai examine throughly, investigate. Jadi adalalah sebuah penyelidikan yang menyeluruh. Kalau Anda pernah menonton serial televisi CSI, pasti tahu benar apa yang dimaksud dengan investigasi ini. Kata ini juga bisa diartikan “mengikuti… Read More »

Belajar Alkitab bersama dokter Lukas (1)

Alkitab selalu memberikan kejutan-kejutan baru untuk saya. Bisa jadi bagian itu sudah berulang kali saya baca, tetapi seringkali memunculkan ilham-ilham baru. Contohnya yang ini adalah apa yang dilakukan oleh si tabib Lukas dalam membuat tulisannya untuk Teofilus. Saya tidak akan membahas secara dalam hubungan Lukas dengan Teofilus, tetapi apa yang dikerjakannya seharusnya menjadi prinsip penting… Read More »

Pencobaan-pencobaan biasa

Apakah semua orang Kristen harus mengerti bahasa Ibrani dan Yunani supaya bisa mendalami Alkitab? Tidak ada keharusan demikian. Apalagi tidak semua orang Kristen mengalami pendidikan teologia, khususnya dua bahasa asli Alkitab itu. Kita bisa menggunakan aplikasi-aplikasi – baik komputer ataupun smartphone – yang banyak menawarkan bantuan tentang dua bahasa asli Alkitab ini. Biasanya ditampilkan bahasa… Read More »

Menghadapi pertanyaan kritis terhadap Alkitab

Bagi yang mengenal tulisan-tulisan saya, pasti tahu kalau saya senang membaca buku-buku klasik kekristenan dibandingkan dengan buku-buku yang muncul di dekade belakangan ini. Saat ini saya sedang membaca ulang buku klasik tulisan R.A. Torrey terbitan 1964 yang berjudul Difficulties and Alleged Errors and Contradictions in The Bible. Di buku ini Torrey menjelaskan bahwa ada banyak… Read More »

Sejarah pembagian Alkitab dalam pasal dan ayat

Lima kitab pertama dalam Perjanjian Lama (Kejadian, Keluaran, Imamat, Ulangan, dan Bilangan) pada mulanya ditulis sebagai satu gulungan kitab/satu buku. Tidak diketahui tepatnya waktu pembagian lima kitab itu, yang jelas pembagiannya sudah sangat kuno dan salah satu prinsipnya adalah keserasian acuan antarlima kitab tersebut. Pembagian lima kitab itu terus diikuti oleh terjemahan Septuaginta (Perjanjian Lama… Read More »

Azazel: bukan siapa, melainkan mengapa

Kemarin saya menuliskan tweet, mempertanyakan siapa Azazel, karena memang bingung siapa ini. [blackbirdpie id=”187177399534878721″] Daripada sekedar memberitahu Anda tentang Azazel, bagaimana jika topik ini sekaligus jadi contoh praktik dari seri tulisan Belajar Alkitab. Jadi, sekaligus mempraktikkan prinsip-prinsip belajar Alkitab yang sudah saya tuliskan sebelumnya. Ini prinsip-prinsip belajar Alkitab yang sudah saya tuliskan, bukan berdasarkan urutan… Read More »

Ajukan pertanyaan yang tepat

Yang saya tuliskan di sini adalah prinsip yang selama ini saya terapkan saat belajar Alkitab. Saya tidak menyuruh Anda mempertanyakan kebenaran Alkitab, tetapi dengan kritis mengajukan pertanyaan yang tepat. Tidak ada batas pertanyaan yang bisa Anda tanyakan. Semakin dalam Anda menggali, semakin dalam kebenaran yang bisa Anda dapatkan. Kalau Anda bingung pertanyaan apa yang perlu… Read More »

Jangan malas mencatat

Saya sangat menganjurkan prinsip ini karena kebanyakan mengabaikan hal ini saat belajar Alkitab. Jangan malas mencatat apa yang kita dapat dari Alkitab. Selalu siapkan alat tulis dan buku, atau komputer/laptop saat kita belajar Alkitab. Atau seperti saya, kadangkala saya mencatat apa yang saya tangkap di dalam telepon seluler. Ada banyak aplikasi smartphone yang memungkinkan hal… Read More »

Bacalah Perjanjian Lama dengan hati di Perjanjian Baru

Sebenarnya ini prinsip pribadi saya, setelah cukup lama membuat kesalahan dalam mengkhotbahkan ayat-ayat di Perjanjian Lama. “Bacalah Perjanjian Lama, dengan hati di Perjanjian Baru”, prinsip inilah yang kemudian membentengi saya dari menyalahgunakan, menyalahtafsirkan, dan membengkokkan ayat-ayat di Perjanjian Lama. Jelas kita tidak bisa meninggalkan Perjanjian Lama, semua orang percaya harus juga belajar Perjanjian Lama, karena… Read More »

Jangan berhenti di satu ayat!

Saya lanjutkan ke prinsip berikutnya dari Belajar Alkitab. Prinsip pertama, yaitu “Jangan seenaknya memenggal ayat” dapat dibaca di sini. Berikutnya saya ingin kita Belajar Alkitab tidak hanya melalui satu ayat saja. Jangan berhenti di satu ayat! Sekali lagi, rhema bisa saja muncul dari satu ayat, tetapi kalau kita mau belajar Alkitab dengan sungguh-sungguh, jangan berhenti… Read More »

Jangan seenaknya memenggal ayat!

Saya terdorong untuk menulis satu seri baru, yaitu tentang “Belajar Alkitab”. Hal ini dikarenakan seringnya saya mendengar dan melihat ayat-ayat Alkitab dibelokkan untuk menyesuaikan dengan suatu prinsip tertentu. Bahkan ada banyak ayat Alkitab yang diselewengkan untuk sekedar menuruti hawa nafsu kedagingan belaka. Seri ini secara khusus saya tujukan untuk para pelayan mimbar, termasuk worship leader,… Read More »