Menghadapi pertanyaan kritis terhadap Alkitab

Bagi yang mengenal tulisan-tulisan saya, pasti tahu kalau saya senang membaca buku-buku klasik kekristenan dibandingkan dengan buku-buku yang muncul di dekade belakangan ini. Saat ini saya sedang membaca ulang buku klasik tulisan R.A. Torrey terbitan 1964 yang berjudul Difficulties and Alleged Errors and Contradictions in The Bible. Di buku ini Torrey menjelaskan bahwa ada banyak teks di Alkitab yang sulit kita pahami, dan seakan-akan ada banyak kesalahan dan kontradiksi di Alkitab. Memang Torrey tidak menjelaskan dan menjawab secara rinci semua kesukaran-kesukaran itu, tetapi saya senang dengan pendekatannya.

Dalam tulisan saya sebelumnya seri Belajar Alkitab dengan judul Ajukan Pertanyaan Yang Tepat, saya menuliskan demikian:

Saya tidak menyuruh Anda mempertanyakan kebenaran Alkitab, tetapi dengan kritis mengajukan pertanyaan yang tepat. Tidak ada batas pertanyaan yang bisa Anda tanyakan. Semakin dalam Anda menggali, semakin dalam kebenaran yang bisa Anda dapatkan.

Maka saya senang saat anak-anak didik saya menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang kritis, dan saya memang tidak membatasi mereka menanyakan apapun. Saya pun sering menantang mereka dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis baik dari sudut pandang iman Kristen maupun dari sudut pandang sains.

Nah, dalam menanggapi pertanyaan-pertanyaan kritis tentang Alkitab, dan bahkan cenderung menyerang, Torrey memperkenalkan beberapa prinsip berikut.

1. Honestly

Jujurlah bahwa memang ada banyak hal yang sukar dipahami di dalam Alkitab; jangan mencoba mengaburkannya, atau menghindarinya. Pertanyaan macam apapun bebas diajukan kepada Alkitab, tidak ada yang bisa membatasinya. Tentang apakah kita bisa menjawabnya atau tidak, itu beda perkara.

2. Humbly

Sadari keterbatasan pikiran dan pengetahuan kita akan Alkitab. Tetapi jangan berpikir bahwa tidak ada jawaban, hanya karena kita tidak menemukan jawabannya.

3. Determinedly

Tetapkan hati bahwa kita akan mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang sukar itu, bahwa kita akan lebih banyak mencurahkan waktu dan tenaga untuk belajar kebenaran Alkitab. Bagi saya, pertanyaan-pertanyaan kritis yang diajukan kepada Alkitab adalah tantangan yang diizinkan oleh Bapa supaya kita menggunakan akal kita.

4. Fearlessly

Yakinlah bahwa dengan banyaknya pertanyaan kristis, Alkitab tidak akan kehilangan kredibilitas dan kuasanya. Tidak perlu takut! Alkitab sudah ribuan tahun menerima tantangan, ujian, dan ribuan peluru yang diarahkan kepadanya, dan tetap saja Alkitab bertahan hingga sekarang. Dari filsafat kuno hingga kritik modern sudah dijawab oleh Alkitab.

5. Patiently

Hanya karena Anda tidak tahu jawabannya di jam ini, bukan berarti Anda tidak bisa menemukannya besok, dua hari lagi, bulan depan, atau di tahun depan. Anda akan terkagum-kagum dengan bagaimana Roh Kudus secara perlahan-lahan menuntun Anda menemukan kebenaran. Kadangkala, Roh Kudus menunggu Anda cukup dewasa untuk bisa menerima jawaban kebenaran yang Anda cari.

6. Scripturally

Jika menemukan suatu bagian Alkitab yang sulit, cari dan pelajari di bagian Alkitab lainnya. Seringkali jawaban dari pertanyaan-pertanyaan kritis yang diajukan ke suatu ayat Alkitab, secara sederhana dijawab oleh pasal dan ayat yang lain. Tidak ada yang lebih baik menjelaskan Alkitab, selain Alkitab itu sendiri. Biarkan Alkitab yang menafsirkan Alkitab.

7. Prayerfully

Tidak bisa disanggah, salah satu cara yang efektif untuk membuka mata, hati, dan pikiran kita adalah dengan menggunakan lutut kita. Salah satu alasan mengapa banyak lulusan teologia sukar menjawab kritik-kritik modern terhadap Alkitab adalah karena mereka lupa bagaimana berdoa.

Saya senang, hampir setiap hari mendapatkan pertanyaan-pertanyaan kristis terhadap Alkitab. Saya bahagia, anak-anak didik saya dan anak-anak rohani saya – bahkan yang secara fisik jauh dari saya – bertumbuh dengan cara demikian. Meskipun, ya, seringkali saya tidak bisa dengan seketika menjawab mereka. Tetapi seperti saya katakan di atas, semakin dalam kita menggali, semakin banyak kebenaran yang akan kita dapatkan.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.