Belajar Alkitab bersama dokter Lukas (3)

Saya rasa salah satu keputusan terpenting yang diambil oleh Lukas terangkum dalam pernyataannya kepada Teofilus.

… aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu.[1]

Mungkin Lukas tidak pernah memimpikan ataupun membayangkan bahwa suratnya yang semula hanya ditujukan untuk satu orang itu menjadi salah satu buku dalam Alkitab.

I decided to write it down for you in an organized way.[2]

So I thought it would be a good idea to write an orderly account.[3]

to write out the whole, methodically[4]

I decided to write it all out[5]

… lajeng kula dadosaken buku ingkang isinipun tumata … [6]

Ketika Lukas membuat keputusan untuk membukukan (Yunani: grapho), dia sedang berbicara tentang menuliskan, membuat catatan yang baik tertata dan teratur. Sebenarnya saya sudah pernah membuat tulisan tentang hal ini. Sila dibaca dengan judul “Jangan Malas Mencatat” dan “Ingatlah Pengalamanmu Bersama Tuhan”.

Saya tidak sedang menyuruh kita membuat buku renungan. Tetapi bayangkan ini, jika kita membaca dan merenungkan Alkitab sehari sekali, serta membuat catatannya – katakanlah dalam satu buku agenda kecil – bukankah dalam satu tahun kita sudah memiliki sebuah buku berisi 365 halaman? Ini adalah sebuah harta yang berharga sekali.

Buku GKPB Blimbingsari

Buku GKPB Blimbingsari

Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan oleh-oleh buku dari Bali, judulnya Blimbingsari: The Promised Land Gereja Kristen Protestan di Bali. Buku yang dicetak ulang tahun 2014 ini merunut sejarah GKPB Blimbingsari sejak tahun 1948. Isinya sangat rinci, dari perintisan gereja, kondisi waktu itu, bahkan nama-nama yang merintis gereja itu masih tercatat dengan baik. Lebih dari sebuah buku sejarah, buku ini menurut saya adalah catatan perjalanan iman sebuah gereja. Perjalanan iman yang bisa dibaca oleh orang lain dan memberkati orang lain.

Salah satu alasan saya membuat blog ini adalah karena saya tahu bahwa kehidupan saya di bumi ini terbatas, tetapi tulisan-tulisan saya bisa hidup melampaui usia saya, dan oleh karunia Tuhan bisa memberkati orang lain. Doakan, saya sedang menyusun beberapa buku elektronik dengan judul-judul tertentu. Tentu saya belajar dari Lukas untuk membukukan dengan teratur.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]Lukas 1:3
  2. [2]Easy to Read version
  3. [3]God’s Word
  4. [4]James Murdock New Testament
  5. [5]The Message
  6. [6]Alkitab bahasa Jawa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.