The Pilgrim’s Progress: The Slough of Despond

Kisah berlanjut dengan perjalanan Christian dan Pliable, yang tanpa sadar mengarah ke rawa-rawa yang disebut dengan nama Despond[1]. Hingga akhirnya mereka terjebak di lumpur rawa itu.

Di sini Pliable mulai marah, mempertanyakan apakah ini kebahagiaan yang dijanjikan itu, keselamatan yang dikisahkan oleh Christian sebelumnya. Dengan sangat gusar, Pliable berusaha keluar dari rawa itu dan akhirnya meninggalkan Christian untuk kembali ke City of Destruction.

Selagi Christian berusaha keras keluar dari lumpur rawa yang menenggelamkannya, datanglah seorang laki-laki yang bernama Help[2] yang kemudian mengangkatnya dari lumpur rawa itu[3]. Terjadi perbincangan singkat antara Christian dengan Help tentang Slough of Despond.

Christian menanyakan mengapa rawa-rawa itu tidak diperbaiki atau diberi jalan, supaya para musafir bisa melewatinya dengan aman. Help menjelaskan asal-usul nama Despond dan menyatakan bahwa selama 1600 tahun [4] telah dicoba untuk membersihkan rawa itu sehingga menjadi jalan yang rata, tetapi rawa itu tetap ada di sana.

Sementara Pliable yang sudah kembali ke rumahnya dikunjungi oleh tetangga-tetangganya. Ada yang mencela mengapa dia mau ikut dengan Christian, ada yang memuji atas keputusannya untuk kembali, bahkan ada yang mengejeknya karena kepengecutannya. Pada akhirnya mereka semua mencemooh Christian dan keputusannya untuk meninggalkan City of Destruction

Sebelumnya | Selanjutnya

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]“slough” = rawa, paya; “despond” = kemurungan, kesedihan, patah semangat
  2. [2]pertolongan
  3. [3]Mazmur 40:3
  4. [4]mengacu kepada rentang waktu penulisan Alkitab

2 thoughts on “The Pilgrim’s Progress: The Slough of Despond

  1. Pingback: The Pilgrim’s Progress: Obstinate dan Pliable

  2. Pingback: The Pilgrim’s Progress: Mr. Worldly Wiseman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.