Kalau ada ayat emas, apakah ada ayat perak dan perunggu?

Khotbah macam apa yang senang Anda dengarkan? Tentu saja khotbah yang menyatakan pengharapan, khotbah yang menunjukkan berkat, khotbah yang membangkitkan semangat, dll. Sayangnya Firman Tuhan tidak selalu datang dalam bentuk yang enak kita dengar. Jadi kalau kita pikir Firman-Nya tidak pernah membawa penghukuman atau penghakiman, itu pikiran yang salah.

Ingat ketika Musa mengutus 12 pengintai untuk memeriksa keadaan tanah Kanaan, kemudian 12 pengintai ini pulang membawa laporan seperti yang dicatat dalam Bilangan 13:25-31

(25) Sesudah lewat empat puluh hari pulanglah mereka dari pengintaian negeri itu, (26) dan langsung datang kepada Musa, Harun dan segenap umat Israel di Kadesh, di padang gurun Paran. Mereka membawa pulang kabar kepada keduanya dan kepada segenap umat itu dan memperlihatkan kepada sekaliannya hasil negeri itu. (27) Mereka menceritakan kepadanya: “Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya. (28) Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana. (29) Orang Amalek diam di Tanah Negeb, orang Het, orang Yebus dan orang Amori diam di pegunungan, orang Kanaan diam sepanjang laut dan sepanjang tepi sungai Yordan.” (30) Kemudian Kaleb mencoba menenteramkan hati bangsa itu di hadapan Musa, katanya: “Tidak! Kita akan maju dan menduduki negeri itu, sebab kita pasti akan mengalahkannya!” (31) Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: “Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita.”

Kedua belas orang ini melaporkan hal yang sama, dan perhatikan bahwa Yosua dan Kaleb pun tidak menyangkal bahwa memang bangsa yang diam di tanah Kanaan itu bangsa yang kuat, bahkan ada keturunan raksasa di sana. Ini jelas bukan berita yang enak di dengar dan menggembirakan bagi bangsa Israel. Tetapi masalahnya adalah adalah perintah TUHAN Allah untuk menduduki tanah Kanaan, meskipun itu bukan perintah yang menyukakan hati, dengan melihat bangsa-bangsa yang sudah lebih dulu berdiam di sana.

Masih ingat pertentangan di antara Hananya dan Yeremia yang dicatat di kitab Yeremia 27-28. Yeremia menubuatkan bahwa Israel harus mengalamai pendudukan selama 70 tahun, sementara Hanyanya membawa berita pengharapan bahwa dalam 2 tahun Israel akan dikembalikan dalam kemuliaannya. Tetapi Yeremia menyatakan,

Hanya, dengarkanlah hendaknya perkataan yang akan kukatakan ke telingamu dan ke telinga seluruh rakyat ini: Nabi-nabi yang ada sebelum aku dan sebelum engkau dari dahulu kala telah bernubuat kepada banyak negeri dan terhadap kerajaan-kerajaan yang besar tentang perang dan malapetaka dan penyakit sampar. Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN. (Yeremia 28:7-9)

Apakah salah mendengarkan khotbah tentang berkat? Jelas tidak, karena Firman Tuhan pun membawa berkat dan pengharapan. Pesan pentingnya adalah jangan mau dimabukkan oleh berita-berita berkat dan pengharapan, carilah kebenarannya.

Kalau Anda punya ayat emas, bukan berarti ayat perak dan ayat perunggu diabaikan toh? Mau itu ayat emas atau tidak, semua Firman-Nya harus kita kerjakan. Kita biasa mengaminkan ayat-ayat kesukaan kita, bagaimana dengan ayat-ayat yang tidak kita suka? Saya rasa kok tidak perlu menggemari ayat-ayat tertentu ya. Orang Kristen dewasa itu mustinya sudah berhenti menggemari ayat-ayat, dan beralih gemar melakukan SEMUA Firman dan kehendak-Nya.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

1 thought on “Kalau ada ayat emas, apakah ada ayat perak dan perunggu?

  1. julie gwee

    Kita adalah manusia berdosa yang mau dikembalikan ke rancangan semula oleh Allah. Tentunya banyak hal yang harus dirobah. FirmanNya adalah peringatan2 dan menunjuk pada kesalahan/ ketidakberesan itu (ayat besi, perunggu). Kalau beres maka pasti Tuhan akan memberikan award (ayat mas atau ayat perak). Buat yang cuma sukanya ayat mas dan perak berarti belum paham akan hakekat Tuhan; masih sempit pandangannya. Dengan kata lain belum dewasa.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.