The Pilgrim’s Progress: Mr. Worldly Wiseman

Christian melanjutkan perjalanan seorang diri dan bertemu dengan Mr. Worldly Wiseman [1] yang berasal dari kota besar yang bernama Carnal Policy [2].

Mr. Worldly Wiseman ini bercakap-cakap dengan Christian tentang beban yang dibawanya dan tujuan dari perjalanannya. Dia mengatakan bahwa Christian sudah menempuh perjalanan yang berbahaya (mengacu ke Slough of Despond) dan masih banyak bahaya dan tantangan lain yang akan dihadapinya. Mr. Worldly Wiseman memberikan alternatif lain yang lebih dekat, lebih nyaman, dan perjalanan yang lebih aman.

Mr. Worldly Wiseman menyarankan Christian menuju ke desa Morality [3] untuk menemui seorang bijaksana yang bernama Legality [4] yang terkenal mampu memberikan pertolongan kepada siapa saja yang berbeban berat. Kalau tidak bisa menemukan Legality di rumahnya, maka Christian disarankan mencarinya di rumah anaknya yang bernama Civility [5].

Mendengar hal ini, Christian membelokkan jalannya menuju desa Morality untuk mencari Legality. Semakin jauh dia berjalan, dirasakannya beban yang dibawanya menjadi semakin berat. Di depan, Christian melihat jalan yang akan dilaluinya muncul “guruh dan kilat dan awan padat … dan ditutupi asap yang berasal dari api” [6] yang menyebabkannya menjadi “sangat ketakutan dan sangat gemetar” [7]. Hal ini membuat Christian menyesal telah menyimpang dari jalan yang seharusnya ditempuhnya.

Beruntung, datanglah Evangelist yang mengingatkan Christian tidak seharusnya “menolak Dia yang sudah berfirman, dan berpaling dari Dia yang sudah berbicara dari sorga”[8]. Karena jika Christian mengundurkan diri, maka “Dia tidak lagi akan berkenan“[9]. Mendengar hal ini Christian menangis, menyesal, dan kemudian bertobat kembali kepada jalan yang seharusnya dia tempuh.

Evangelist kemudian menjelaskan mengenai Mr. Worldly Wiseman. Ada beberapa alasan mengapa dia dinamakan Mr. Worldly Wiseman:

  • Karena orang ini berasal dari dunia dan berbicara tentang hal-hal duniawi [10]
  • Karena orang ini sangat menikmati hal-hal duniawi supaya dia tidak perlu mengalami aniaya oleh karena salib Kristus [11]
  • Karena sifat-sifat kedagingan dan keduniawiannya, dia selalu berusaha menyesatkan orang lain

Evangelist mengingatkan bahwa ada tiga hal yang harus diwaspadai dan dibenci dari nasihat-nasihat/pengajaran-pengajaran Mr. Worldly Wiseman.

  • Nasihatnya membuat orang menyimpang dari jalan yang benar yang seharusnya ditempuh. Pengajaran-pengajarannya mengalihkan orang dari pintu yang sesak yang menuju kehidupan kepada pintu yang lebar yang berujung pada kebinasaan.[12]
  • Pengajaran-pengajaran Mr. Worldly Wiseman ditujukan untuk menanggalkan salib kehinaan karena Kristus dan menggantikannya dengan kesenangan dan semua harta[13]. Padalah Sang Raja Kemuliaan sudah menitahkan bahwa untuk masuk ke “pintu yang sesak” itu semua orang harus menanggalkan dan meninggalkan segala sesuatu[14].
  • Nasihat-nasihat dan pengajaran-pengajaran dari Mr. Worldly Wiseman yang bekerja sama dengan Legality dan Civility hanya akan meletakkan orang pada jalan yang menuju kepada kematian kekal. Evangelist menyebut Legality sebagai penipu, dan Civility sebagai munafik.

Mendengar ini semua, sangatlah gentar hati Christian, dan bertanya apakah masih ada kesempatan baginya. Evangelist menjawab bahwa meskipun Christian sudah menyimpang kepada jalan yang terlarang, Sang Raja Mulia masih menunggunya di balik “pintu yang sesak” itu, dengan sebuah peringatan keras, “Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut … dengan gemetar … supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala.”[15]

Sebelumnya | Selanjutnya

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]Tuan Hikmat Duniawi
  2. [2] Kota Kedagingan
  3. [3]desa Moralitas
  4. [4]Legalitas
  5. [5]Kepantasan
  6. [6]Keluaran 19:16,18
  7. [7]Ibrani 12:21
  8. [8]Ibrani 12:25
  9. [9]Ibrani 10:38
  10. [10]1 Yohanes 4:5
  11. [11]Galatia 6:12
  12. [12]Lukas 13:24; Matius 7:13-14
  13. [13]Ibrani 11:25-26
  14. [14]Markus 8:38; Yohanes 12:25; Matius 10:39; Lukas 14:26
  15. [15]Mazmur 2:11-12

2 thoughts on “The Pilgrim’s Progress: Mr. Worldly Wiseman

  1. Pingback: The Pilgrim’s Progress: The Slough of Despond

  2. Pingback: The Pilgrim’s Progress: Christian knocks at the wicket gate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.