Roh Kudus membangkitkan kedisiplinan

Apakah Anda termasuk orang Kristen yang disiplin atau tidak? Saat Anda masuk kerja, saat Anda berangkat sekolah atau kuliah, apakah Anda orang yang punya disiplin waktu. Dalam hidup sehari-hari, apakah Anda termasuk orang yang disiplin.

Saat berangkat ke gereja, apakah Anda orang yang datang lebih awal dari jam ibadah, datang mepet, atau malahan seringkali terlambat? Jika Anda mendapat tugas sebagai pelayanan mimbar, apakah Anda akan datang terlambat juga?

Saya tidak sedang mengatakan bahwa saya lebih disiplin dari Anda, saya pun belajar untuk lebih disiplin dengan hidup saya seutuhnya. Apalagi setelah saya mendapat ilham khusus dari Firman Tuhan berkenaan dengan hal ini.

Kebetulan saya mendapat kesempatan untuk mengajar di sekolah kejuruan teologi. Saya memiliki murid-murid yang beberapa orang seringkali datang lebih awal daripada saya. Tetapi juga ada beberapa murid yang terlambat sampai setengah jam, padahal asrama mereka satu lokasi dengan sekolah.

Saya rasa kita semua setuju bahwa disiplin adalah salah satu karakter ilahi yang harus dibangun oleh semua orang yang mengatakan dirinya adalah murid Kristus (disciples of Christ). Tetapi banyak juga orang Kristen yang berargumen bahwa tidak ada pengajaran tentang disiplin di Alkitab. Yup benar, bahkan saya mencari di Alkitab Bahasa Indonesia, tidak ada satu pun kata ‘disiplin’ di sana.

Tetapi, ini berubah saat kemarin saya membaca dan merenungkan satu ayat di 2 Timotius 1:7, “Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban“. Saya sekarang terbiasa mencari asal kata dari kata-kata tertentu untuk mempertegas kebenaran Firman Tuhan. Perhatikan kata ‘ketertiban’, ternyata berasal dari kata ‘sophronismos‘ yang menurut Strong’s Concordance diartikan ‘discipline, that is, self control‘. Yah, kata sophronismos berarti disiplin, pengendalian diri. Sekali lagi saya menekankan, Alkitab jelas menegaskan tentang kedisiplinan dalam diri orang percaya.

Saya akan memfarafrasekan 2 Timotius 1:7 menjadi, “… Allah memberikan kepada kita … roh yang membangkitkan … KEDISIPLINAN“! Jadi, jika ada orang Kristen yang mengatakan dirinya diurapi oleh Roh Kudus, tetapi sering datang terlambat baik di gereja maupun di tempat kerja, saya kok merasa harus ada yang dipertanyakan ya.

Kalau kita sungguh orang Kristen yang diurapi oleh Roh Kudus, maka kita akan menjadi orang Kristen yang sungguh-sungguh membangung kedisiplinan dalam hidup kita.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

1 thought on “Roh Kudus membangkitkan kedisiplinan

  1. Pingback: Janganlah kita terlambat dalam pertemuan-pertemuan ibadah kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.