SIM Keliling di Balaikota Surakarta

Ceritanya begini, tadi pagi (Sabtu, 22 Marrt 2014) jam 4 pagi saya sudah sampai di Balaikota Surakarta untuk antri perpanjangan SIM. Eh, niat sekali antrinya? Iya, jam 4 pagi, nih ada screenshot-nya dari HH Android saya. Kok antri jam 4 pagi? Sebentar, saya jelaskan.

Jam 4 pagi

Jadi, di Sala itu ada yang namanya pelayanan SIM Keliling – di kota lain ada juga ya. Hari Sabtu, itu jadwalnya bus SIM Keliling itu ada di Balaikota Surakarta. Jadwal lainnya kalau tidak salah Senin dan Selasa di GOR Manahan, Rabu di depan Solo Square, Kamis di UNS, Jumat di depan Solo Grand Mall. Sebelumnya sudah cari-cari informasi, rupanya pelayanan SIM Keliling itu punya kuota, cuma dilayani 30 perpanjangan SIM. Cuma tiga puluh? Iya, nanti saya jelaskan kemungkinan alasannya. Nah, cerita kawan yang pernah perpanjangan SIM di Balaikota ini, dia antri jam lima pagi itu sudah dapat nomor urut 19. Karena itu saya niat jam 4 pagi sudah sampai di Balaikota.

Memang jam segitu Balaikota sudah buka? Belum sih, gerbang depan juga masih digembok. Lhah, lewat mana? Dari gerbang depan Balaikota, ke utara sedikit, ada papan nama Jalan Arifin, tepat berbatasan dengan Gereja Katholik, itu ada pintu kecil masuk ke Balaikota.

Papan nama Jalan Arifin Sala

Papan nama Jalan Arifin Sala

Biasanya ditutup, ada gemboknya tapi tidak dikunci, masuk saja lewat pintu itu. Tengok ke arah kiri, ada pos pengamanan di sana.

Pintu samping Balaikota Surakarta, berbatasan dengan Gereja Katholik

Pintu samping Balaikota Surakarta, berbatasan dengan Gereja Katholik

Pos pengamanan Balaikota Surakarta jam 4 pagi

Pos pengamanan Balaikota Surakarta jam 4 pagi

Pos pengamanan Balaikota Surakarta jam 9 pagi

Pos pengamanan Balaikota Surakarta jam 9 pagi

Satpamnya sih masih tidur di bawah meja, tapi buku antrian sudah ada di meja terbuka, tinggal isi nama, alamat, dan jenis SIM yang akan diperpanjang (SIM A atau SIM C). Jreng … jam segitu, saya sudah dapat nomor urut 8. Lhah ini, jam berapa mereka antri? O’ya, kalau Anda mau antri Jumat malam misalnya, pasti bakal ditolak Satpamnya. Okelah, nomor 8 tidak apa-apa, terus tinggal pulang saja.

Buku antrian perpanjangan SIM di Balaikota Surakarta

Buku antrian perpanjangan SIM di Balaikota Surakarta

Nah, biasanya bus SIM Keliling akan datang jam 9 pagi. Kalau terlambat sedikit, tunggu saja. Lagian perpanjangan SIM kan lima tahun sekali. O’ya, datanglah sebelum petugasnya datang. Prosesnya begini, Anda akan diabsen untuk tanda tangan formulir, sesuai nomor antrian yang sudah didaftarkan. Kalau waktu dipanggil, Anda tidak ada ya langsung dicoret, diganti nomor urut sesudahnya. Nah, mengapa kuotanya hanya 30? Kalau Anda memperpanjang SIM di Kantor Polisi, Anda harus mengisi formulir sendiri, mengecek kelengkapan, dan lainnya. Nah, di SIM Keliling ini Anda hanya tinggal tanda tangan saja, formulir dan administrasi lainnya akan diurus oleh petugas. Bayangkan saja mengisi formulir sebanyak itu, jadi wajar kalau dibatasi 30 dokumen saja. O’ya waktu tanda tangan formulir, harus membawa SIM asli, KTP asli, dua lembar fotokopi SIM, dan dua lembar fotokopi KTP. SIM asli, dan fotokopi KTP dan SIM akan diminta, KTP asli langsung dikembalikan.

Bus SIM Keliling

Bus SIM Keliling

Setelah kuota 30 terpenuhi, proses selanjutnya adalah pengambilan foto SIM. Di sini juga bisa dilakukan perubahan data, misal perubahan tinggi badan, perubahan pekerjaan, dan lainnya. Kalau dirata-rata, setiap pelanggan untuk semua prosesnya hanya membutuhkan waktu 3-4 menit, dan SIM baru sudah langsung diterima. Untuk perpanjangan SIM C hanya membayar Rp 125.000,00. Ya, hanya itu, tidak ada tambahan biaya lainnya. Kalau untuk SIM A, kurang tahu ya.

Tadi sempat minta izin ambil foto ke pak polisinya, dan diizinkan, lumayanlah bisa jadi bahan blog. Nah, lima tahun sekali, tidak apa-apa kan antri jam 4 pagi, proses cepat, murah, tanpa lewat calo, sesuai hukum kan.

Bus SIM Keliling

Bus SIM Keliling

Kendaraan pelayanan SIM Keliling

Kendaraan pelayanan SIM Keliling

Pak Polisi yang melayani SIM Keliling dengan peralatannya

Pak Polisi yang melayani SIM Keliling dengan peralatannya

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

4 thoughts on “SIM Keliling di Balaikota Surakarta

  1. david

    Gan, mau tanya kok nggak disebutkan kir dokter? Bukannya kalo perpanjangan sim salahsatu syaratnya kir dokter? Makasih blognya keren..

    Reply
    1. martianus Post author

      Terima kasih kunjungannya.
      Kalau di Kantor Polisi untuk perpanjangan SIM memang mensyaratkan KIR dokter. Tapi di SIM Keliling, tidak ada syarat itu. Alasannya tidak tahu juga ya.

      Reply
  2. andera

    ya gan…betul ga ribet kok,ga perlu pake kir krn cm perpanjangan.kemaren q dateng telat coz pindah tempat,mski udah kelewat dirayu” dikit juga dikasih padahal hari itu cuma 40kuota(selama mobil sim keliling rusak,minggu ini) dipindahkan keGor Badminton Manahan.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.