Ciptaan baru (3)

      No Comments on Ciptaan baru (3)

Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita. Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, –sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat– tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan. [1]

Penggalan ayat-ayat di atas menunjukkan bahwa Allah sendiri yang menjamin bahwa ada sebuah tempat kediaman kekal di sorga yang dipersiapkan bagi kita. Catatan penting, yang dipersiapkan bagi kita! Ini bukan jaminan bahwa kita pasti ada di sana, bukan seperti itu. Jaminan ini hanya menyatakan kepastian bahwa ada tempat dipersiapkan bagi kita. Tentang apakah kita akan berdiam di sana atau tidak, Tuhan tidak pernah menjaminnya.

Maka itu rasul Paulus menuliskan kalimat berikutnya, “oleh karena itu hati kami senantiasa tabah”. Kata tabah (Yunani: tarrheo) ini dalam Perjanjian Baru muncul hanya enam kali. Secara harafiah berani untuk percaya atau berani untuk yakin. Yang indah dari kata tarrheo ini adalah ini bukan keyakinan buta, di sini seseorang berani menjadi yakin atau percaya karena dia memperjuangkan hal itu.

Sebagai ciptaan baru, orang Kristen yakin akan tempat yang dipersiapkan dalam sorga, karena selama dia hidup di bumi ini, dia memperjuangkan tempatnya di dalam kekekalan. Tempat kediaman (Yunani: oikia) di sorga itu tidaklah gratis, harus diperjuangkan!

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]2 Korintus 5:5-8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.