Ciptaan baru (2)

      No Comments on Ciptaan baru (2)

Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini, sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang. Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup. [1]

ButterflyRasul Paulus menjelaskan bagaimana orang yang menghidupi kehidupan baru itu sampai pada satu titik di mana dia akan “mengeluh”. Tentu saja ini bukan sekedar mengeluh, karena Paulus menggunakan kata stenazo yang lebih pas jika digantikan dengan kata berduka.

Terjemahan bahasa Indonesia sehari-hari akan lebih menjelaskan tulisan Paulus ini.

Di dalam rumah yang sekarang ini, kita mengeluh sebab kita rindu sekali tinggal di dalam rumah kita yang di surga itu. Rumah itulah tubuh kita yang baru. Selama kita tinggal di dalam rumah yang dari dunia ini, kita mengeluh karena beban kita berat. Bukannya karena kita ingin lepas dari tubuh kita yang dari dunia ini, tetapi karena kita ingin mengenakan tubuh yang dari surga itu, supaya tubuh kita yang bisa mati ini dikuasai oleh yang hidup. [2]

Ada alasan yang baik untuk mengeluh atau berduka. Pertama, sebab kita merindukan untuk tinggal di sorga, tempat kediaman yang kekal. Kedua, karena beratnya tekanan (Yunani: bareo). Hal ini bukan berarti kita ingin cepat-cepat meninggal, kita tahu ada tanggung jawab yang besar selama hidup di bumi ini. Yang kita rindukan adalah mengenakan tubuh kemuliaan yang kekal itu, menggantikan kedagingan yang fana ini.

Jika kita mengatakan bahwa kita adalah ciptaan baru, mestinya yang kita rindukan adalah surga yang kekal, bukannya mengejar cemerlangnya dunia.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]2 Korintus 5:2-4
  2. [2]2 Korintus 5:2-4 (Bahasa Indonesia Sehari-hari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.