Orang Kristen di Nepal diminta untuk “mempertimbangkan” pilihan agamanya

Nepal merupakan salah satu negara dengan penduduk beragama Hindu terbesar. Meskipun demikian, konstitusi Nepal menegaskan bahwa negara tersebut adalah negara sekuler, bukan negara agama. Tetapi hal ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam beberapa tahun terakhir, tercatat ribuan pemeluk Hindu berpindah agama menjadi Kristen. Rupanya ini mendapat perhatian dari pemerintah. Tahun ini pemerintah Nepal menerbitkan kartu identitas nasional (KTP). Bersamaan dengan rencana ini, pemerintah secara khusus memberikan “peringatan” kepada orang Kristen, mereka yang berpindah agama menjadi Kristen, dan Muslim untuk “mempertimbangkan ulang” pilihan agama mereka.

5-5-5 ChallengePemerintah Nepal menyanggah sudah melakukan tindakan diskriminatif. Mereka beralasan bahwa semua orang akan mendapatkan kartu identitas, pemerintah hanya meminta para pemeluk agama minoritas ini mempertimbangkan kembali agama mereka, apakah mereka tetap akan memeluk agama itu, atau bergabung dengan agama Hindu. Sementara mereka yang tidak bergabung dengan gereja-gereja yang diakui pemerintah, kartu identitasnya akan bertuliskan agama Hindu. Hal yang sama akan berlaku pada minoritas agama lainnya.

Kelompok-kelompok agama minoritas telah bergandengan tangan untuk memaksa pemerintah menghentikan hal ini. Apakah ini menjadi awal dari hari-hari kelam bagi Gereja dan orang Kristen di Nepal? Mari bersama berdoa untuk mereka.

Sumber >> http://www.asianews.it/news-en/Some-Nepalis-to-be-asked-to-reconsider-their-faith-to-get-their-ID-papers-30957.html

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.