Filipus: bersama-sama tetapi tidak mengenal

Kemarin saya menerima sms dengan isi yang cukup mengagetkan. Saya mengatakan mengagetkan karena sms ini datang dari seseorang yang saya pernah bersama-sama dengannya dalam pelayanan selama bertahun-tahun, tetapi saya rasa kalimat-kalimatnya bukan berasal dari orang yang sama yang selama ini saya kenal.

Saya bertanya-tanya apakah orang ini yang sudah berubah dari orang yang selama ini saya kenal ataukah malahan selama saya bersama dengan dia sesungguhnya saya tidak mengenal dia. Rupanya kebersamaan kita dengan seseorang tidak selalu menjamin pengenalan kita akan dia.

Saya rasa tidaklah kebetulan waktu akan menuliskan tentang rasul Filipus saya menemukan hal yang sama. Silakan baca di dalam Yohanes 14:1-14! Terkhusus di dalam ayat 9, Tuhan Yesus mengatakan demikian, “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?” Mari beranjak kepada kedewasaan dalam Kekristenan kita. Mungkin sudah bertahun-tahun kita bersama-sama dengan Yesus, apakah kita sungguh-sungguh mengenal Pribadi-Nya seutuhnya?

Mengapa pengenalan akan Dia begitu penting dalam hidup kita? Perhatikan bahwa waktu itu Tuhan Yesus sedang berbicara tentang “tempat tinggal di Rumah Bapa”. Sesungguhnya tanpa pengenalan yang sejati kepada Yesus — yang juga pengenalan akan Bapa — maka tidaklah mungkin kita akan mencapai Rumah Bapa itu (Yohanes 14:6-7)

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.