Membaca ulang khotbah sendiri

Ceritanya satu minggu ini saya membaca ulang — membaca cepat sebenarnya — catatan-catatan khotbah saya dari tahun 2003. Iya, catatan khotbah selama hampir 18 tahun. Satu sahabat saya menanyakan satu ayat dari khotbah saya, dan satu lagi kawan mengingatkan tentang khotbah saya di suatu pelayanan, yang dua-duanya saya tidak bisa mengingat kapan itu saya kerjakan.

Saya merasa punya catatan khotbah yang cukup baik, tapi ternyata ada juga yang tercecer. Catatan khotbah saya ada tanggalnya, tapi rupanya tidak terdokumentasikan di mana itu saya sampaikan. Dari 2003, ada 1.442 catatan khotbah, dan saya sangat-sangat jarang mengkhotbahkan hal yang sama di dua tempat yang berbeda.

Meskipun saya tidak menemukan catatan khotbah atas dua pelayanan di atas, tetapi saya bersyukur diingatkan atas pelayanan-pelayanan saya yang terdahulu, dan tentu saja membaca 1.442 khotbah itu membawa pencerahan tersendiri.

Saya menemukan catatan khotbah yang sampai 16 halaman kuarto, ada yang 1 halaman saja. Saya rasa baru dua tahun terakhir ini bisa berkhotbah dengan waktu di bawah 1/2 jam. Dulunya saya bisa berkhotbah minimal 1 jam. Heran saja, bagaimana dengan hanya 1 halaman catatan khotbah, bisa menyampaikan firman Tuhan sampai 1 jam lebih, kalau bukan anugerah dan hikmat Roh.

Rupanya dari membaca catatan khotbah itu, saya menemukan bahwa saya pernah berkhotbah tentang hal-hal doktrinal. Hal yang 5 tahun terakhir ini jarang saya kerjakan. Dari catatan-catatan itu saya bisa tahu mana yang saya khotbahkan di sekolah-sekolah, di kampus, di gereja, di persekutuan, atau di perusahaan.

Saya harus mengatakan elok nian menelusuri ulang penyertaan Tuhan dalam khotbah-khotbah saya itu. Dan satu pelajaran berharga, cepat atau lambat setiap khotbah akan kembali kepada pengkhotbah itu sendiri.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.