Bukan piranti, melainkan peranti

Ya, meski kita sering menggunakan kata “piranti” rupanya itu bukanlah bentuk baku dalam bahasa Indonesia. Sekarang lebih mudah mencari mana bentuk yang baku atau tidak baku dalam bahasa Indonesia.

Pada bulan Oktober 2016 — bersamaan dengan peringatan bulan bahasa — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merilis Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi kelima dalam bentuk daring, yang bisa diakses di laman http://kbbi.kemdikbud.go.id/

Selain itu juga diluncurkan dalam bentuk aplikasi untuk gawai Android dan iOS. Sementara untuk versi cetaknya direncanakan selesai diproduksi di awal tahun 2017. Dengan lebih dari 120 ribu lema dan makna, aplikasi ini tentu sangat membantu dan kaya fitur. Ya, ini adalah aplikasi resmi dari pemerintah Republik Indonesia.

Kini tidak perlu lagi bingung saat berdebat tentang bahasa. Tinggal pakai aplikasi ini.

Dulu sering mendengar bahwa kalimat “Pelepasan Siswa-siswi …” dianggap tidak benar karena makna kata “pelepasan” itu adalah dubur atau anus. Benar, tetapi itu adalah salah satu polisem. Bahkan sempat diusulkan yang benar adalah “penglepasan”. Dengan aplikasi ini kita bisa tahu dengan mudah apa sebenarnya arti pelepasan, dan sebenarnya tidak ada kata penglepasan.

Kita bisa juga memahami bahwa hanya “maha esa” yang ditulis terpisah, sementara bentuk maha- lainnya ditulis tidak terpisah, karena maha- merupakan bentuk terikat.

Fitur lainnya dari aplikasi ini adalah adanya pembagian lema dalam bidang-bidang ilmu khusus. Misalnya di bidang komputer, kita punya lema “salin tempel” sebagai padanan copy paste.

Tunggu apalagi, silakan dipasang saja di gawai Anda.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.