Apa yang saya cari dari sosial media?

Social20media20for20newbies

Pada awal booming Facebook, saya tidak tertarik bergabung di sana. Akhirnya setelah coba-coba dengan akun-akun yang berbeda, akhirnya saya memutuskan untuk terjun di sana, apalagi saat kenal dengan namanya Twitter.

Tentu saja, setiap orang punya tujuan yang berbeda-beda saat bergabung dengan sosial media, temasuk juga saya. Sebenarnya yang saya cari dari sosial media adalah adanya kesempatan untuk belajar lebih banyak. Saat saya me-follow seseorang di Twitter atau menerima dan me-add teman di Facebook, atau bergabung dengan sebuah forum/group, saya berharap mendapatkan precious knowledge dan valuable information.

Itulah yang sesungguhnya saya harapkan dari Anda, teman-teman saya di sosial media. Entah melalui pengalaman hidup Anda, melalui pengetahuan akademis Anda, atau dari secuil hidup Anda, saya berharap bisa belajar dan mendapatkan pengetahuan yang bernilai dan berharga. Saya sangat senang membaca status sosial media Anda, yang darinya saya bisa banyak belajar. Meskipun ya … saya sangat jarang nge-like atau me-RT, itu bukan berarti saya tidak menghargai Anda.

Maka setiap saya menulis tweet atau status di sosial media, termasuk memuat link dari tulisan-tulisan dari blog-blog saya, saya berharap Anda juga bisa belajar dari saya, mendapatkan informasi dan pengetahuan yang baru dan berharga.

Maka, berdasarkan hal itu, tentu saja ada beberapa hal yang membuat saya tidak nyaman di sosial media, yang menyebabkan ada keinginan yang kuat untuk me-remove atau unfollow seseorang:

  1. Jika Anda menjadi orang yang berbeda di sosial media, dibandingkan dengan kehidupan Anda sehari-hari. Jika saya mengenal Anda sebagai orang yang alim, tetapi di Facebook Anda penuh dengan sumpah serapah, hujatan. Juga sebaliknya, di status sosial media penuh dengan kata-kata manis dan berharga, tetapi saya tidak melihatnya di hidup Anda sehari-hari.
  2. Kalau saya punya buku harian (diary), saya tidak akan mengizinkan orang lain membacanya. Maka, saya juga tidak berminat menbaca catatan harian Anda. Kalau sekali-sekali menuliskan ungkapan hati di sosial media, tentu saja bisa saya terima. Tetapi jika setiap apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda kerjakan, apa yang akan Anda lakukan, apa yang baru saja selesai Anda kerjakan, selalu Anda tulis di sosial media … maaf, saya tidak nyaman dengan hal itu.
  3. Adalah sah promosi komersial melalui sosial media, tetapi saya tidak nyaman saat linimas(s)a saya dipenuhi promosi barang jualan Anda.

Okay … ini sangat subjektif, jelas sekali! Jadi, maaf jika oleh karena kriteria-kriteria di atas, saya harus me-remove atau unfollow Anda.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.