Nauman Masih, dibakar karena imannya

Nauman Masih hanyalah seorang bocah berusia 15 tahun. Hidup di Lahore, Pakistan dan sedang mengikuti kursus menjahit. Hari Jumat itu, dia sedang berangkat ke tempat menjahit di mana dia biasa belajar menjahit, saat dua orang pemuda bermotor mendekatinya.

Dua orang pemuda ini bertanya apa agama Masih. Ketika menjawab bahwa dia adalah seorang Kristen, seketika itu juga mereka berdua memukulinya. Masih berusaha melarikan diri, tetapi dua orang itu mengejarnya dan menyiramkan minyak tanah ke tubuhnya. Tiba-tiba, api sudah membakar tubuhnya.

Masih menjatuhkan dirnya ke pasir sambil berguling-guling dengan harapan bisa memadamkan api itu, sementara dua pemuda itu segera menghilang. Warga di sekelilingnya segera membantu memadamkan api dan memanggil ambulans.

Nauman Masih sebelum meninggal

Nauman Masih sebelum meninggal

Di rumah sakit, baru disadari bahwa api sudah membakar lebih dari 50% tubuhnya. Dokter segera merawat dan melakukan operasi. Setelah operasi, dokter menyatakan ada kemungkinan yang cukup besar bahwa Nauman Masih bisa selamat. Tuhan berkehendak lain bagi anak-Nya ini, keesokan harinya Masih menghembuskan nafas. Sebelum meninggal, martir muda ini mengatakan bahwa dia memaafkan dua penyerangnya.

Penyerang Masih masih belum diidentifikasi, dan polisi hanya menyebut kasus ini sebagai serangan dari orang tidak dikenal. Ini hanyalah salah satu dari sekian banyak serangan terhadap orang Kristen dan gereja di Pakistan, yang cenderung meningkat beberapa bulan terakhir.

Mari mengingat mereka dalam doa-doa kita.

Persecuted, not abandoned

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.