Ancaman ISIS bagi orang Kristen di Irak

Ancaman terbaru muncul kepada gereja-gereja di Irak menyusul ultimatum terbaru yang dikerluarkan oleh ISIS (Islamic State in Iraq and Syria). Apa itu ISIS? Sederhananya ini adalah sebuah gerakan kekhalifahan – seperti yang diperjuangan beberapa elemen Islam di Nusantara ini – untuk membentuk sebuah negara Islam, sementara ini meliputi wilayah Irak dan Syiria (lihat peta).

Ruang lingkup aktivitas ISIS (Sumber >> http://www.bbc.com/news/world-middle-east-28381455

Ruang lingkup aktivitas ISIS (Sumber >> http://www.bbc.com/news/world-middle-east-28381455

Ancaman dari ISIS adalah orang Kristen harus tunduk pada pemerintahan ISIS atau mati jika mereka tidak meninggalkan wilayah utara Irak. Ketundukan yang dimaksudkan oleh ISIS adalah berdasarkan konsep “dhimma”. Orang Kristen diberi tiga pilihan:

  1. Pindah agama ke Islam;
  2. Tetap beragama Kristen, tetapi terikat dengan kontrak dhimma;
  3. Menolak dua opsi di atas, berarti memilih “pedang”.

Di dalam Islam, konsep dhimma ada berbagai tafsiran, ISIS juga punya tafsiran sendiri. Di dalam negara Islam, orang Kristen tetap boleh memeluk agama Kristen, dan akan dilindungi oleh negara asalkan membayar sejumlah uang yang disebut sebagai “jizya”. Tentu saja hak-hak orang Kristen ini dibatasi; misal tidak boleh terlibat dalam pemerintahan atau militer, tidak boleh memiliki kekayaan melebihi orang Muslim, dan lain-lain. ISIS pernah menetapkan nilai jizya adalah sekitar 14 gram emas murni.

Irak merupakan rumah dari salah satu komunitas Kristen tertua, tetapi jumlah orang Kristen di sana terus menurun sejak invasi Amerika Serikat di tahun 2003 yang berujung pada kekerasan sektarian. Perkembangan terbaru, sejak ISIS menguasai kota Mosul awal Juni ini, lebih dari 10.000 orang Kristen sudah meninggalkan kota ini untuk mengungsi. Apalagi kelompok militan sudah menandai rumah-rumah orang Kristen dengan huruf N (=Nassarah). Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kota Mosul memiliki jumlah orang Kristen sebesar nol, mereka memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Referensi >> http://www.bbc.com/news/world-middle-east-28381455

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.