Church’s health ==> nation’s health (?)

Beberapa hari yang lalu saya tertegun dengan salah satu tweet @TommyTenney yang mengutip pernyataan @davidsliker

“The health of a nation is determined by the health of the Church in that nation.”

Saya bertanya-tanya apakah pernyataan di atas hanya berlaku di Amerika Serikat – negara asalnya Tommy Tenney dan David Sliker – ataukah juga berlaku di belahan bumi lainnya, katakanlah di Nusantara ini?

Jika pernyataan itu juga berlaku di Nusantara ini, saya menjadi lebih bingung lagi. Apakah yang selama ini orang Kristen lakukan di negara ini? Gereja macam apakah yang sebenarnya sedang kita bangun di negara ini?

Jujur saja sesehat apa sih Nusantara ini? Kalau pernyataan David Sliker di atas berlaku di negara ini, maka hanya seperti itulah level kesehatan gereja-gereja di Nusantara ini. Jangan-jangan kita sedang membangun Gereja yang mengejar uang dan kekuasaan belaka? Bukankah itu yang juga terjadi di bangsa ini?

Jika hal itu benar, tidakkah Gereja di Indonesia ini perlu bertobat bersama-sama? Mungkin ada yang berkata, “Itu hanya berlaku di Amerika Serikat, di sana kekristenan dan gereja kan mayoritas. Sementara di sini kita hanya minoritas”. Apakah itu hanya menjadi sebuah alasan untuk berkelit belaka? Apa sumbangsih kita yang selama ini berdoa “pulihkan Indonesia!” atau yang berteriak “Ini waktu tranformasi bangsa ini”?

Pertanyaan terakhir dari tulisan ini, apakah kita – Gereja Tuhan di negara ini – membuat Nusantara menjadi lebih sehat atau malahan menggerogotinya dengan sakit-penyakit?

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.