Dukung negara Palestina yang berdaulat!

Apakah kamu mendukung berdirinya negara Palestina? | Jelas tidak! | Lho, mengapa? | Kan Alkitab sudah menubuatkan bahwa Israel akan dimusuhi banyak bangsa

Palestine

Itu sepenggal percakapan saya dengan seorang teman. Eits, tunggu dulu, apa hubungannya Alkitab dengan Palestina? Di mana ayatnya? Itu yang saya tanyakan. Saya tidak senang saat ada orang bersembunyi di belakang Alkitab sebagai alasan untuk segala sesuatu. Bahkan cenderung menggunakan Alkitab untuk melegitimasi pendapatnya.

Kalau Alkitab menubuatkan bahwa kasih akan menjadi dingin, apakah itu artinya kita tidak perlu bertindak dan membiarkan saja kasih menjadi dingin? Kalau Alkitab mengatakan bahwa di akhir zaman akan ada banyak peperangan, apakah itu artinya kita bisa berdiam diri dan tidak mengusahakan perdamaian.

Agama dan kitab suci sudah menjadi alasan dan dasar bagi konflik dan perang sejak berabad-abad lampau, dan apa hasilnya? Jutaan jiwa menjadi korbannya. Ketika umat Islam menggunakan kitab sucinya untuk mengobarkan jihad dan perang, kita protes seprotes-protesnya. Sementara banyak orang Kristen juga menggunakan ayat-ayat Alkitab untuk membenarkan pembelaan terhadap Israel. Apa bedanya coba? Maaf saja, Tuhan Yesus yang saya kenal tidak pernah mengajarkan saya untuk memerangi dan membunuh sesama manusia. Perang — oleh siapapun dengan alasan apapun — bukan sesuatu yang akan saya dukung. Jangan-jangan penggunaan agama dan kitab suci untuk mengobarkan “perang suci” ini hanya siasat setan saja ya.

Kemarin, Palestina secara resmi mengajukan permohonan untuk diterima sebagai anggota PBB. Sebuah langkah yang secara pribadi saya dukung dan saya doakan. Meskipun saya tahu Amerika Serikat akan menggunakan hak vetonya. Langkah Palestina ini dianggap banyak pihak sebagai tindakan frustasi, saya anggap ada benarnya. Saya rasa dari semua perundingan perdamaian dan usaha diplomatis antara Israel dan Palestina, akhirnya kandas. Dan mungkin dukungan PBB dengan menerima Palestina sebagai anggota, akan mendorong usaha perdamaian yang bersifat lebih permanen.

Kalau ingat pelajaran PKn, ada empat syarat berdirinya sebuah negara, yaitu:

  1. Memiliki wilayah
  2. Memiliki rakyat
  3. Memiliki pemerintahan
  4. Memiliki pengakuan dari negara lain

Syarat 1-3, Palestina jelas memilikinya, sementara untuk syarat keempat, sayangnya baru beberapa negara yang mengakuinya. Banyak negara lain mengakui Palestina hanya sebagai Otoritas Palestina, bukan sebagai negara. Nah, saya rasa ini yang patut dikejar di PBB. Jika Palestina mendapat pengakuan ini, paling tidak Palestina akan memiliki posisi yang sama dengan Israel di meja perundingan.

Ingat, tulisan ini didasarkan pada pemikiran saya bahwa Palestina bukanlah bagian dari Israel. Contoh lainnya, jika Papua berniat merdeka dan menyatakan diri sebagai negara berdaulat, lepas dari Indonesia, maka ini tidak bisa dibenarkan, karena sudah ada konsensus bersama sebelumnya bahwa Papua adalah bagian dari negara kesatuan republik Indonesia. Palestina dan Israel tidak pernah punya konsensus bersama seperti ini. Maka, saya rasa solusi dua negara adalah pilihan terbaik baik perdamaian Timur Tengah.

Ya, saya tahu ada pertimbangan-pertimbangan politik yang lain bagi para anggota PBB. Contohnya adalah keraguan yang muncul, jika Palestina berdiri sebagai negara berdaulat berdampingan dengan Israel, dan dua negara ini memiliki wilayah yang sangat kecil, apakah tidak akan muncul konflik baru. Bisa saja ada pertimbangan seperti ini, tetapi mohon dipahami bahwa tulisan saya ini didasari sebuah pemikiran posistif bahwa baik Israel maupun Palestina sudah lelah berkonflik dan menginginkan perdamaian yang lebih permanen di antara keduanya. Hanya itu saja jalan pikiran saya, cukup naif memang, tetapi hanya perdamaian yang ada di pikiran saya.

Bagi teman-teman semuanya, baik yang Kristen seperti saya atau beragama lain, mari berhenti mengaitkan Palestina-Israel dengan agama dan kitab suci. Berdoalah supaya ada terjadi perdamaian di sana. Saya kok merasa bahwa TUHAN selalu menyayangkan jiwa manusia ya.

Kalau mau kasih komentar, boleh silakan. Tapi saya mohon jangan komentar yang menghina, mencerca, mengutuk, dll ya. Kalau tidak sependapat dengan saya, ya silakan, tidak perlu menghujat lah.

=============

Tulisan ini bebas disebarluaskan, dengan catatan mencantumkan sumbernya http://blog.martianuswb.com/

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

1 thought on “Dukung negara Palestina yang berdaulat!

  1. andri

    sebenarnya dari sejarah pembantaian yahudi yg dilskukan hitler dulu adalah imbas munculnya zionis yahudi di israel justru sebaliknya palestinalah yang merangkul dan mempersilahkan umat yahudi untuk tinggal dikawasan tsb,jelas harusnya yahudi tau diri.kl semua umat beragama yang ada dimuka bumi menyadari yahudilah sumber dari kerusakan di muka bumi,tujuan mereka adalah memaksa umat manusia untuk masuk meyakini idiologi yahudi entah itu dengan cara bujukan atau dengan cara paksa bahkan dengan membunuh sekalipun jika perlu.ini hanya segelintir contoh yang saya kemukakan ,supaya lebih jelas tolong buka dan baca ayat2 kita yahudi biar bs dimengerti.selama ini kaum yahudi baru memanfaatkan umat kristiani untuk menghacurleburkan umat islam terlebih dahulu setelah tujuannya tercapai perhatikan bahkan umat umat yang lain yang akan dimusnahkan termasuk kristiani alasannya 1.berdasarkan ajaran yang ditulis dalam kitab yahudi tersebut 2.aksi balas dendam terhadap kamu kristiani dengan apa yang diterima yahudi dimasa pembantaian yahudi dimasa lalu,saya sangat menghormati dan bangga terhadap pak martianus atas statement yang saya nilai positif tanpa menyudutkan sebelah pihak tapi saya sarankan guna dijadikan pembendaharaan pengetahuan tentang yahudi tolong pelajari apa isi dari kitab yahudi tersebut.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.