The Untouchables (church version)

Tahukan film “The Untouchables”? Film ini mengisahkan seorang gembong penjahat yang terkenal tidak mampu disentuh oleh tangan-tangan hukum. Judul film ini yang langsung teringat di benak saya, saat menulis postingan ini.

Sekarang ini saya memperhatikan bahwa banyak gembala dan pendeta menjadi merasa sebagai the untouchable. Merasa dirinya selalu benar, kebal kesalahan, dan pastinya kebal kritikan. Karena mereka ini mengaku sebagai hamba-hamba Tuhan, maka saat kritikan dan teguran ditujukan kepada mereka, ayat-ayat Alkitablah yang mereka gunakan sebagai senjata.

Pernyataan dari Daud ini seringkali menjadi senjata gembala-gembala dan pendeta-pendeta yang tidak bertanggungjawab. ”Kiranya TUHAN menjauhkan dari padaku untuk menjamah orang yang diurapi TUHAN” [1]. Hal ini ditanamkan kepada jemaat, bahwa kalau mereka menjamah hamba-hamba Tuhan, maka Tuhan akan berurusan dengan mereka.

Ditambah lagi dengan kisah Miryam yang kena sakit kusta gara-gara mengata-ngatai Musa [2]. Alkitab digunakan sebagai senjata untuk mengatakan kalau ada jemaat berani mengkritik gembalanya, pasti tersedia kutukan bagi mereka.

Apakah ini berarti gembala jemaat tidak bisa salah? Wow … mengalahkan Tuhan Yesus dong. Akhir-akhir ini saya melihat dan mendengar bagaimana sedikit kritikan saja akan membuat hamba-hamba Tuhan ini membela dirinya dengan membabi-buta. Ayat demi ayat Alkitab dikeluarkan untuk membuktikan kebenaran diri dan pengajarannya.

Apakah ini artinya kita-kita yang jemaat biasa ini tidak boleh mengkritik dan meluruskan ajaran-ajaran atau perilaku dari para hamba-hamba Tuhan ini? Silakan diputuskan sendiri. Tetapi ada hal yang juga harus saya ingatkan. Benar adanya Tuhan tidak mengizinkan Daud menjamah Saul, dan bahwa Tuhan menghukum Miryam karena mengata-ngatai Musa. Tetapi Alkitab juga mencatat bahwa ada waktunya Allah sendiri yang berurusan dengan Saul dan Musa.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]1 Samuel 24:6; 26:11
  2. [2]Bilangan 12:1-16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.