Dalam satu tahun terakhir (2016) saya mengamati tidak banyak gereja-geraja di Indonesia yang memberikan perhatian kepada gereja-gereja teraniaya. Pun tidak banyak orang Kristen yang mengangkat doa bagi gereja-gereja teraniaya. Entah apa sebabnya.
Saya mengingatkan satu ayat ini kepada kita semua.
Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita …[1]
Dalam Purpose Driven Life halaman 152, Rick Warren menuliskan bahwa tingkat persekutuan yang paling dalam, tingkat yang paling kuat, adalah persekutuan dalam penderitaan, di mana kita memasuki rasa sakit dan penderitaan satu sama lain serta menanggung beban bersama.
Apa yang bisa saya lakukan untuk Gereja-gereja yang teraniaya? Berdoa, sesederhana itu. Di bawah ini adalah daftar 50 negara di mana kekristenan dan Gereja mengalami tekanan besar. Jika kita memberikan waktu untuk berdoa bagi satu negera tiap minggu, kita bisa berdoa untuk saudara-saudara kita itu dalam satu tahun.
Saya berkomitmen untuk memberikan informasi yang bisa Anda gunakan untuk berdoa bagi gereja-gereja teraniaya itu. Seandainya Anda adalah pendeta atau gembala, atau pemimpin departemen dalam gereja, senang jika Anda bisa membagikan pokok-pokok doa ini.
Saya berharap ada lebih banyak kawan yang berdoa bersama saya tahun ini untuk gereja-gereja teraniaya.
=======<0>=======
Jika tulisan saya berguna untuk Anda, bolehlah sedikit saweran untuk menyemangati saya berkarya.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- [1]1 Korintus 12:26a↩



