Hancur tanpa menyerah: harga dari iman

Suffering (opendoorsusa.org)

Suffering (opendoorsusa.org)

Jam 5 pagi, dan keluarga Sattar masih tertidur.

Tiba-tiba, tujuh orang bersenjata anggota kelompok militan Muslim mendobrak pintu depan, masuk ke rumah dan mulai menjarah isi rumahnya. Saat Sattar mencoba menghentikan, mereka memukulinya.

Salah satu penyerangnya, yang membawa golok, mencoba menggorok leher Sattar saat keluarganya berteriak minta tolong. Para penyerang itu kemudian melarikan diri.

Salah satu serangan yang mematikan, tetapi bukan yang pertama kalinya kelompok militan di desa kecil tempat tinggal Sattar di Bangladesh menargetkan keluarganya dan orang Kristen lainnya di lingkungan itu.

Tinggalkan imanmu … atau!

Dua bulan sebelumnya, Sattar dan sekelompok orang Kristen di lingkungan itu membuat laporan ke polisi karena mereka kerap diserang oleh sebab iman mereka kepada Kristus. Diganggu di tempat kerja, tidak diizinkan berdagang di desanya, dan anak-anak mereka dirundung di sekolahnya

Polisi bertindak, dan tindakan kekerasan yang mereka alami berhenti – untuk sementara. Kemudian mereka mulai lagi, kelompok militan ini bersikeras agar Sattar dan orang-orang Kristen di desa itu meninggalkan kekristenan dan meminta pengampunan di Masjid.

Mereka menolak! Mereka tetap teguh dalam iman kepada Yesus Kristus,

Sumber: http://opendoorsusa.org/

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.