Kisah iman keluarga Irma Markami

Irma Markami dan anak-anaknya

Irma Markami dan anak-anaknya

Keluarga Irma Markami mulai menjadi pengikut Kristus sejak 2004. Dan sejak saat itu, komunitas di sekeliling mereka mulai mengucilkan dan seringkali mengancam keluarga ini supaya kembali ke agama semula, dan beberapa kali mereka dipukuli karena iman mereka.

Pada tanggal 15 Oktober 2014 di tengah malam, sekelompok orang Hindu garis keras di desa Odisha (dulu bernama Orissa) di India mendatangi keluarga Irma Markami. Sekali lagi mereka memaksa Markami sekeluarga untuk meninggalkan kekristenan dan menyangkal Kristus. Saat Markami menolak tuntutan ini, dengan segera mereka memukuli keluarga Markami dengan tongkat, melempari batu, dan akhirnya membakar rumah keluarga ini. Malam itu, Markami dan istrinya, tiga orang anaknya dan tiga orang menantu, serta enam cucu mengungsi ke rumah keluarga mereka di desa lain. Sementara rumah beserta isinya sudah hancur tanpa sisa.

Rupanya penderitaan Markami yang merupakan jemaat dari Calvary Gospel Mission Moment Church belum berakhir. Pada 25 Oktober 2014, pemimpin kelompok radikal Hindu mengundang keluarga Markami dan beberapa pemimpin gereja untuk bertemu dengan alasan melakukan perdamaian. Rupanya pertemuan ini hanya sekedar taktik. Kembali mereka menuntut keluarga ini untuk meninggalkan kekristenan. Dengan segera banyak orang mengepung rumah tempat pertemuan itu dan kembali menyerang keluarga ini, memukul dan menginjak-injak mereka. Beberapa orang berhasil melarikan diri dan melapor ke polisi terdekat.

Karena serangan ini, Markami dengan lima anggota keluarganya harus dirawat di rumah sakit selama 10 hari. Saat polisi mendatangi TKP, mereka berlima sudah tidak sadarkan diri dan segera dilarikan ke rumah sakit. Pihak berwajib tengah memproses perkara ini, tetapi sampai berita ini ditulis tidak ada satu orang pun yang ditahan karena dua kejadian penyerangan ini.

Salah satu pemimpin gereja di daerah itu, Narendra Gacha mengatakan bahwa sekarang seluruh anggota keluarga Markami terpaksa tinggal di satu kamar yang sempit, ini waktu yang sukar untuk mereka, tetapi iman mereka kepada Kristus tetap teguh.

Sumber >> http://morningstarnews.org/2014/11/christians-in-india-beaten-nearly-unconscious-in-latest-of-several-attacks/

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.