17 April 2016: Stand With The Persecuted

Stand with the persecuted

Stand with the persecuted

Kali ini Family Research Council (http://frc.org/) — salah satu organisasi Kristen yang memperjuangkan kebebasan beragama — menggelar kampanye Stand With The Persecuted. Berbeda dengan International Day of Prayer, kampanye ini lebih ditujukan kepada para gembala dan pemimpin gereja. Saya membagikan kampanye ini untuk mengajak para gembala dan pemimpin gereja memberikan sedikit waktu dalam ibadah Minggu besok tanggal 17 April 2016 untuk menyampaikan berita tentang gereja teraniaya dan berdoa bagi mereka.

Sementara kita menikmati beribadah dengan kenyamanan, banyak saudara-saudara kita di Irak, Suriah, Libya, dan banyak daerah lainnya — bahkan juga di Indonesia ini — mengalami aniaya, harus mengungsi, mengalami kekejaman, pemerkosaan, disalib, dan dibunuh karena iman mereka kepada Kristus.

Apa yang bisa dilakukan oleh gereja di ibadah tanggal 17 April itu? Anda bisa menyetel video tentang gereja teraniaya, durasinya hanya 2 menit. Anda bisa menyisipkan doa untuk gereja-gereja teraniaya. Dan bagi para gembala dan pengkhotbah, jikalau memungkinkan, khususkan waktu untuk mengkhotbahkan tentang saudara-saudara seiman kita yang sedang menderita ini.

Anda bisa mengunduh semua materi yang dibutuhkan langsung di http://www.frc.org/stand/ Atau Anda bisa menghubungi saya untuk mendapatkan materinya. Ayo, saya mengajak Anda bersama dengan saya di 17 April 2016 untuk Berdiri Bagi Gereja Teraniaya.

#StandwiththePersecuted

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.