Iman gadis 10 tahun, sebuah kisah dari Filipina

Extreme Devotion -- the Voice of the Martyrs

Extreme Devotion — the Voice of the Martyrs

“Bajuku,” bisik gadis muda itu, kata-katanya hampir tidak terdengar keluar dari bibirnya yang bengkak. “Tolong ambilkan bajuku. Aku ingin memegangnya.”

Orang-orang gerejanya yang mengelilingi tempat tidurnya sangat sedih. Dokter sudah mengangkat tangan karena organ-organ dalamnya sudah terluka begitu parah. Beberapa minggu sebelumnya, jemaat di gerejanya membelikannya gaun putih yang indah untuk memberi selamat atas baptisan air yang diterimanya.

Ayahnya sangat murka dengan keputusan anak gadisnya untuk mengikuti Kristus. Di suatu malam, dalam keadaan mabuk dan marah, dia menyerang anak gadisnya ini, memukuli dan menendangnya. Ditinggalkannya gadis muda ini terbaring di jalan berlumpur.

Saat gadis muda ini tidak muncul di gereja, teman-temannya memutuskan untuk mencarinya. Mereka menemukannya terbaring tak sadarkan diri, gaun putihnya berlumuran darah dan lumpur. Mereka membawanya ke seorang dokter, tetapi luka-lukanya terlalu parah.

Dan kini dia meminta ditunjukkan bajunya itu.

“Gaun itu sudah rusak,” seorang temannya memberitahunya. Mereka berusaha supaya gadis muda ini melupakan gaun itu, mereka kuatir kalau semangatnya akan hancur melihat gaun itu.

Dengan iman sederhana seorang gadis berusia sepuluh tahun, dia berbisik, “Tolong, aku ingin menunjukkan baju itu kepada Yesus. Dia telah mencurahkan darah-Nya untuk aku. Aku hanya ingin Yesus tahu bahwa aku pun rela menyerahkan darahku untuk Dia.

Tidak lama kemudian, gadis muda penuh iman ini berpulang.

karena Allah sendiri yang bekerja di dalam dirimu untuk membuat kalian rela dan sanggup menyenangkan hati Allah.[1]

Diterjemahkan dari Extreme Devotion, the Voice of the Martyrs

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]Filipi 2:13 – Bahasa Indonesia Sehari-hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.