Elihu: yang muda yang memperkatakan kebenaran

Pasti sudah banyak kali membaca ayat yang ini:

Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.[1]

Ya, kali ini tulisan yang ini memang untuk orang-orang muda, meski yang sudah tidak lagi muda juga boleh saja. Mungkin Elihu tidak pernah membaca tulisan Paulus yang ini, tetapi Elihu sudah membuktikan dirinya. Kita, orang-orang muda, sangat suka dengan ayat ini, sayangnya kita berhenti begitu saja di ayat ini. Seringkali kita tidak bertanya bagaimana kita bisa menjadi teladan bagi orang-orang percaya. Padahal rasul Paulus di ayat di bawahnya menuliskan nasihat yang luar biasa.

Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar. Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua. Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang. Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.[2]

Kita tidak bisa menjadi teladan jika kita tidak bertekun dalam Firman-Nya. Kita tidak bisa menjadi teladan jika kita tidak menggunakan semua potensi yang Tuhan berikan bagi kemualiaan-Nya. Kita hanya bisa menjadi teladan jika kita sungguh-sungguh mengawasi kehidupan kita dengan seksama. Saya rasa Elihu sudah membuktikan ayat ini, dia sudah “menyelamatkan dirinya dan semua orang mendengarkan dia”.

Tentu tidak cukup hanya satu tulisan untuk mempelajari pandangan Elihu tentang Tuhan, jadi tentang Elihu ini pastinya akan bersambung dalam beberapa tulisan. Mohon bersabar dengan saya ya. Salah satu hal yang dikemukakan oleh Elihu adalah sebagai berikut.

Tetapi engkau telah berbicara dekat telingaku, dan ucapan-ucapanmu telah kudengar: Aku bersih, aku tidak melakukan pelanggaran, aku suci, aku tidak ada kesalahan. Tetapi Ia mendapat alasan terhadap aku, Ia menganggap aku sebagai musuh-Nya. Ia memasukkan kakiku ke dalam pasung, Ia mengawasi segala jalanku. Sesungguhnya, dalam hal itu engkau tidak benar, demikian sanggahanku kepadamu, karena Allah itu lebih dari pada manusia. Mengapa engkau berbantah dengan Dia, bahwa Dia tidak menjawab segala perkataanmu?[3]

Dalam terjemahan Easy English Bible Commentaries dituliskan sebagai berikut.

But Job, you spoke. And I heard your words. You said, ‘I am honest. I am not evil. I am innocent. But God accuses me. God acts as if I am his enemy. I am like a man in prison. And God watches everything that I do.’ But you are not right. God is greater than we are. Do not accuse God![4]

Pelajaran hari ini ada dalam pernyataan Elihu di atas, “Jangan pernah mempersalahkan Tuhan”. Jangan pernah mencurigai atau menuduh Allah atas apa yang terjadi dalam hidup kita. Kalau hal yang buruk terjadi dalam hidup kita karena pilihan-pilihan kita, musti jujur bahwa kita yang membuat pilihan tersebut. Kalaupun Tuhan membawa kita dalam jalan-jalan yang tidak menyenangkan, Dia adalah Tuhan yang baik selama-lamanya, Dia tidak pernah bermaksud buruk ataupun mempermainkan hidup kita.

Jika hari-hari ini, minggu-minggu ini, ataupun bulan-bulan terakhir ini Anda meragukan kehendak dan keputusan Tuhan di dalam hidup Anda, berhentilah melakukan itu. Dia lebih tahu tentang hidup kita dan Dia tahu yang terbaik untuk hidup kita. Apakah Anda lupa pernyataan ini?

It’s the child he loves that he disciplines; the child he embraces, he also corrects.[5]

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]1 Timotius 4:12
  2. [2]1 Timotius 4:13-16
  3. [3]Ayub 33:8-13
  4. [4]Job 33:8-13
  5. [5]Hebrew 12:6 – The Message

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.