Makanan yang tidak dapat binasa

Apa itu makanan yang tidak dapat binasa? Mari kita baca penjelasan Alkitab tentang hal ini dalam Yohanes 6:27-29

(27) Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.” (28) Lalu kata mereka kepada-Nya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?” (29) Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.”

Saya seringkali mengingatkan untuk tidak sembarangan mencuplik satu ayat kemudian mengkhotbahkannya keluar dari konteks. Pengajaran seperti ini sebenarnya membawa kesesatan kepada gereja. Hal yang sama juga berlaku pada ayat di atas.

Ketika Tuhan Yesus berbicara tentang “makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal”, penjelasannya diteruskan dengan pernyataan “yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu”, apa itu? Berkat, kekayaan, kesehatan, kebijaksanaan, perlindungan? BUKAN! Kristus sedang berbicara tentang anugerah keselamatan.

Orang Kristen percaya bahwa keselamatan itu adalah anugerah, dalam bahasa Yunaninya “grathia” yang kemudian sering diterjemahkan menjadi “gratis”. Karena cuma-cuma, maka orang sering meremehkan dan merendahkan arti keselamatan itu. Asal percaya, dibaptis, lalu beroleh keselamatan, tidak peduli bagaimana hidupnya di dunia ini.

Padahal, perhatikan ayat 27, Tuhan Yesus sedang mengatakan demikian, “O’ya, Aku pasti ¬†berikan kehidupan kekal itu, tapi kau musti BEKERJA lho!” Tahu maksudnya kan, kita musti mengerjakan keselamatan itu. Tidak terus hidup seenaknya karena merasa sudah dapat hidup kekal.

Ingat seorang pemuda yang bertanya pertanyaan ini, “apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Kata “memperoleh” yang pemuda ini katakan menggunakan kata “ronomeo” yang berarti “mewarisi”. O’ untuk mewarisi sesuatu Anda hanya perlu menjadi anak dari orang itu kan? Yah, benar. Tetapi pemuda ini sangat tahu persis, meskipun hidup kekal adalah “warisan”, dia harus berbuat sesuatu untuk hidup kekal itu.

Saya akan terus mengatakan hal ini, benar bahwa keselamatan adalah anugerah, dan hanya anugerah-Nya, tetapi kepastian keselamatan adalah sesuatu yang harus kita perjuangkan.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.