Yusuf suami Maria: teladan bagi pria

Lukas menyebutnya dengan nama Yusuf bin Eli, salah satu sosok sentral dalam peristiwa kelahiran Yesus Kristus. Catatan terakhir tentang dirinya dalam kehidupan Yesus muncul saat dia bersama Maria membawa Yesus yang berusia 12 tahun ke Bait Allah di Yerusalem. Setelah itu, nama dan kisahnya menghilang dari Alkitab.

Mungkin untuk alasan inilah, Yusuf ini menjadi seakan-akan terlupakan begitu saja. Meskipun namanya hanya muncul dalam sebagian kecil Injil, tetapi lelaki ini menggoreskan karakter yang luar biasa.

Jika boleh meringkasnya, saya akan menyebut lelaki ini dengan dua ciri khas. Ketulusan hatinya dan ketaatan kepada sorga. Alkitab mencatat dengan jelas dua karakter ini. Ketulusan hatinya dicatat Alkitab waktu dia berniat memutuskan pertunangannya dengan Maria secara diam-diam (Matius 1:19).

Sementara oleh beberapa kali dia dikunjungi oleh malaikat Tuhan, Yusuf dengan taat berbuat seperti yang diperintahkan. Termasuk saat malaikat Tuhan memperingatkan Yusuf untuk membawa bayi Yesus ke Mesir.

“… Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya …” (Matius 1:24)

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.