Habel: persembahan yang lebih baik

persembahan

persembahan

Dulu kalau ditanya mengapa persembahan Habel yang diterima Tuhan, sementara persembahan Kain tidak diindahkan-Nya[1], selalu bingung menganalisa dari berbagai macam sudut pandang; dari bentuk persembahannya, dari tradisi pada masa itu, dan masih banyak yang malah lebih memunculkan pertanyaan. Padahal rupanya Alkitab sudah memberikan jawaban yang jelas. Menyesalnya, saya butuh waktu sekian tahun untuk memahami hal ini.

Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.[2]

Sesederhana itu rupanya. Persembahan Habel adalah persembahan yang lebih baik.

Beberapa terjemahan lain menuliskan demikian:

By faith Abel offered unto God a more excellent sacrifice than Cain, by which he obtained witness that he was righteous, God testifying of his gifts: and by it he being dead yet speaketh.[3]

Because Abel had faith, he offered God a better sacrifice than Cain did. God was pleased with him and his gift, and even though Abel is now dead, his faith still speaks for him.[4]

It was by faith that Abel brought a more acceptable offering to God than Cain did. Abel’s offering gave evidence that he was a righteous man, and God showed His approval of his gifts. Although Abel is long dead, he still speaks to us by his example of faith.[5]

Pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa memberi persembahan yang lebih baik? The Message menuliskan parafrase yang apik.

By an act of faith, Abel brought a better sacrifice to God than Cain. It was what he believed, not what he brought, that made the difference. That’s what God noticed and approved as righteous. After all these centuries, that belief continues to catch our notice.

Perhatikan penggalan ayat di atas, “By an act of faith … It was what he believed, not what he brought, that made the difference.”. Yang membedakan persembahan Habel dengan Kain, bukan apa yang mereka bawa, melainkan karena Habel mempersembahkan korban sebagai sebuah tindakan iman. Apa itu tindakan iman? Beberapa waktu yang lalu saya sudah membuat video tentang hal ini, silakan disimak di sini.

Jadi, kita mau contoh yang mana, Kain atau Habel?

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]Kejadian 4: 3-5
  2. [2]Ibrani 11:4
  3. [3]King James Version
  4. [4]Contemporary English Version
  5. [5]New Living Translation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.