Kebangunan rohani (2)

      No Comments on Kebangunan rohani (2)

Masih melanjutkan dari bukunya R.A. Torrey, di sana dituliskan bahwa kebangunan rohani yang sejati ditunjukkan dengan buah-buah sebagai berikut.

1. Cinta terhadap jiwa-jiwa

Harus diakui bahwa gereja sudah kehilangan cinta terhadap jiwa-jiwa. Kalaupun ada, itu bukanlah seperti cinta Tuhan Yesus kepada mereka yang terhilang. Kebangunan rohani yang sejati membawa beban terhadap jiwa-jiwa yang terhilang. Satu-satunya ambisi dari Gereja yang mengalami kebangunan rohani hanyalah membawa sebanyak mungkin orang kepada Kristus – bukan memasukkan sebanyak mungkin orang ke dalam gereja.

2. Cinta terhadap Firman Tuhan

Kebangunan rohani yang sejati selalu membawa kita semakin cinta terhadap Firman Tuhan dan tentu saja ketaatan terhadap kehendak Bapa. Para pemberita Firman akan berusaha semakin keras dalam menggali kebenaran Firman dan hanya mengkhotbahkan kebenaran-Nya saja. Tidak ada lagi khotbah-khotbah yang hanya manis di telinga, yang meninabobokkan Gereja.

Gereja akan diajarkan mencerna makanan yang keras, dan Gereja yang mengalami kebangunan rohani akan menerima dengan sukacita dalam ketundukan terhadap kehendak Bapa.

3. Semangat yang baru untuk berdoa

Tidak ada lagi pertanyaan: “Apakah Tuhan menjawab doa saya?”. Doa bukan lagi sebuah beban tugas, melainkan sebuah kehausan hati yang mendesak untuk dipenuhi. Bergaul dan berkomunikasi dengan Tuhan kembali menjadi bagian yang alami dalam kehidupan Gereja.

4. Sikap hidup yang baru terhadap dunia dan dosa

Kebangunan rohani yang sejati selalu berbuahkan pertobatan. Pertobatan pada akhirnya akan membuat orang percaya keluar dari gaya hidup dunia dan mengarahkan kehidupannya kepada kekekalan. Kebangunan rohani yang sejati membuat orang percaya tidak silau terhadap gemerlapnya dunia.

Referensi:

  • Torrey, R.A. 1900. How To Pray. MySword module, http://biblesupport.com/

 

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.