“A Call for Mentoring” — sebuah surat terbuka

Bagi banyak orang, kami seringkali disebut sebagai generasi terhilang, bahkan ada yang menyebut kami sebagai generasi yang diambang kehancuran. Beberapa orang dengan kejam, mengahakimi kami sebagai generasi yang gagal.

Tetapi sesungguhnya, dengan susah payah kami sedang mencari-cari mentor yang saleh untuk mengajar kami, tetapi kami tidak tahu di mana mencarinya, kami seakan dibiarkan merasa seperti para pelari yang terhenti di tempat permulaan perlombaan tanpa tongkat estafet.

Beberapa orang mungkin menggambarkan kami sebagai “orang yang tidak mau bekerja keras”, yang malas, tetapi kenyataannya adalah generasi kami adalah generasi yang menderita trauma, generasi yang tidak punya arah dan identitas, yang kehilangan rasa kesinambungan dengan warisan budaya kami. Hal ini memberikan penekanan kepada kebutuhan kami akan orang-orang yang lebih dewasa, dan lebih matang untuk mengiringi kami, untuk membagikan kebijaksanaan mereka dan untuk menyerahkan obor kepemimpinan untuk memperlengkapi generasi berikutnya.

Kami bagaikan begitu banyak “Timotius” yang sedang mencari “Paulus” untuk mengarahkan kami ke masa yang akan datang. Meskipun kami mungkin tampak suka memisahkan diri dari orang lain, atau bahkan tampak tidak bisa dipercaya, itu disebabkan karena kami sudah terlalu sering kecewa. Kami lapar akan persahabatan Anda. Kami haus akan karakter Anda yang saleh.

Kami bertanya-tanya: “Di mana orang-orang yang bersedia menerima kami tanpa syarat, yang bersedia mengizinkan kami melayani bersama-sama mereka tanpa rasa takut akan kegagalan? Di mana orang-orang yang bersedia menceritakan kesalahan-kesalahan mereka sehingga kami tidak perlu mengulangi kesalahan yang sama? Di mana orang-orang yang bersedia untuk cukup mengasihi kami sehingga tidak akan meninggalkan kami dalam keadaan kami sekarang ini?”

Apakah Anda mau mengambil resiko bersama kami, dan mengizinkan kami melayani bersama-sama dengan Anda dalam peperangan rohani yang kita semua hadapi? Apakah Anda akan membiarkan kami menceritakan kepada Anda kerinduan kami yang menyala-nyala akan Yesus Kristus sementara kami menerima harta yang berharga dari pengalaman Anda? Menjembatani kesenjangan yang ada tidaklah sesukar yang Anda pikirkan … yang kami minta hanyalah kesempatan untuk memulai suatu permulaan yang baru, sehingga bersama-sama kami bisa menaikkan taraf dunia ini.

Sejarah memberi tahu kita bahwa tidak ada kebangunan yang pernah bertahan sampai dua generasi berturut-turut. Mungkin generasi kami adalah generasi abad berikutnya. Kami memerlukan Anda untuk membantu kami menemukan tempat kami di dalam dunia yang membingungkan ini. Tolong jangan tinggalkan kami di garis awal.

Tertanda,

Orang-orang yang sedang mencari mentor


Disadur dari “Mentoring“, Tim Elmore

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.