Doa bagi orang Kristen di Afghanistan

Berkenaan dengan batas waktu penarikan pasukan internasional di Afghanistan tahun depan, ada perhatian yang serius diarahkan ke sana. Dalam jumlah ribuan, dibandingkan lebih dari 30 juta jiwa penduduk Afghanistan, orang Kristen di sana sungguh membutuhkan doa-doa kita.

  1. Tidak ada satu pun gedung gereja di Afghanistan. Banyak orang Kristen terputus dari jaringan gereja bawah tanah. Ada perasaan terisolasi dan ketidakpastian. Berdoa supaya gereja bawah tanah di sana bertumbuh dalam kesatuan.
  2. Orang Kristen dari latar belakang Muslim adalah yang paling rentan. Keluarga mereka yang harus menjaga kehormatan seringkali memaksa mereka kembali ke agama semula, seringkali dengan kekerasan, penyiksaan, dan bahkan pembunuhan. Selain itu kelompok garis keras juga menjadi ancaman yang nyata. Berdoa supaya mereka tetap teguh meskipun dalam aniaya.
  3. Ada ketidakpastian setelah penarikan pasukan perdamaian internasional. Khususnya berkaitan dengan hubungan antara pemerintah dan kelompok garis keras. Ada kekuatiran bahwa pemerintah akan kembali menjalin hubungan, atau bahkan kelompok ini akan kembali menguasai pemerintahan.
  4. Berdoa supaya pemilihan presiden Afghanistan di tahun 2014 tidak berujung kepada perang saudara.
  5. Berdoa untuk proses negosiasi yang sedang berlangsung dengan Taliban, supaya perdamaian yang diinginkan semua pihak bisa terjadi.
  6. Belum ada persamaan hak bagi kaum wanita di Afghanistan. Berdoa supaya pemerintah Afghanistan bisa memberikan perlindungan dan hak yang sama, termasuk di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan.
  7. Berdasarkan Corruption Perception Index tahun 2012, Afghanistan bersama dengan Somalia dan Korea Utara merupakan negara terkorup di dunia. Afghanistan merupakan eksportir terbesar narkotika. Korupsi dan perdagangan narkotika ini mengikat Afghanistan, yang sangat bergantung dua hal ini. Berdoa supaya orang Kristen di sana memiliki integritas melawan dua hal ini.
  8. Syukur kepada Tuhan untuk pelayanan radio Kristen dan bahan-bahan yang bisa diunduh lewat internet. Pelayanan ini berhasil menjangkau orang Kristen yang terisolasi dan juga mereka yang ingin tahu tentang Yesus.
  9. Setiap tahun banyak jiwa melayang karena iman mereka kepada Kristus, kebanyakan tidak diberitakan. Trauma dan kehilangan pihak keluarga adalah masalah yang mendasar. Berdoa supaya ada penghiburan bagi mereka di tengah waktu yang sulit ini.
  10. Orang Kristen Afghanistan seringkali berdoa untuk teroris dan kelompok garis keras yang menganiaya dan mengejar mereka. Biarkan tangan Tuhan yang menyentuh hati mereka dengan kasih dan anugerah-Nya.
  11. Berdoa supaya terjadi terobosan-terobosan bagi gereja-gereja bawah tanah di Afghanistan.
  12. Berdoa supaya Tuhan bangkitkan para pelayan-Nya untuk memberitakan kebenaran Firman-Nya dan memuridkan gereja-Nya.

Diterjemahkan dari >> http://opendoorsusa.org/

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

2 thoughts on “Doa bagi orang Kristen di Afghanistan

  1. Hady Suhendro

    Mengomentari informasi diatas:Pertama-tama: bukan saya tidak percaya kuasa doa. Kuasa doa tetap tidak terbantahkan ketika memang itu digunakan dalam rangka untuk kemuliaan-Nya.Namun kita perlu perhatikan berkenaan dengan apa yang disampaikan Tuhan Yesus perihal masa sengsara sebelum akhir zaman.Matius 24:3-33Disana kita bisa mendapat gambaran bahwa pada masa kesulitan akhir zaman itu Tuhan Yesus sendiri secara tersirat menyatakan bahwa mestinya “harus lari” menyelamatkan diri.jangan selalu difahami bahwa Tuhan pasti tolong dan mengangkat orang-orang dalam masa sengsara tersebut bisa terbebas, atau dicover seperti mendapat bodyguard.Tuhan tidak demikian. Maka Tuhan Yesus sudah memberikan peringatan sebelumnya.Lalu apa maksudnya ?Kita tidak dapat mengelak kenyataan pahit bahwa antikrist akan melakukan pembinasaan dengan cara apapun, baik aniaya fisik maupun bentuk propaganda apapun bahwa produknya adalah yang benar.Jika Tuhan Yesus sudah memberikan peringatan, tentu jelas sekali, bahwa kenyataan pahit itu harus dihadapi dengan sikap bijak: lari menjauh. Jangan bertahan di tempat tersebut selama memungkinkan.Jadi, kalau bisa menyingkir ya menyingkirlah.Memang kondidi ini justru mengajar orang percaya untuk “tidak mencintai dunia”.Jika kuasa doa mengubah keadaan yang demikian menjadi aman dan nyaman. Maka sangat dikhawatirkan justru orang-orang percaya akan mencintai dunia daripada langit baru dan bumi baru yang mestinya menjadi tujuan hidup akhir.Apakah tidak mungkin disana nantinya terjadi upaya damai? Sangat mungkin, tetapi dengan upaya damai itu jangan lupa iblis pun bisa memakai kondisi zona nyaman agar orang percaya melupakan tujuan mulia yaitu langit baru dan bumi baru.Apabila kita harus berdoa saat ini adalah, kiranya orang-orang percaya disana tidak terlambat mengambil keputusan atau salah mengambil keputusan.Dan sekiranya terlanjur salah mengambil keputusan, maka tidak ada doa lain yang lebih baik kecuali seperti yang disampaikan Tuhan Yesus pada Petrus:Luk 22:32  tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.”Kita perlu berda agar jangan sampai ada iman yang gugur.Begitu share saya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.