Kesembuhan ilahi: Yerobeam

      1 Comment on Kesembuhan ilahi: Yerobeam

Bible-Stethoscope[en]First, let’s read this story

And behold, a man of God came out of Judah, by the Word of Jehovah, to Bethel. And Jeroboam stood by the altar to burn incense. And he cried against the altar in the Word of Jehovah and said, O, altar, altar, so says Jehovah. Behold, a son shall be born to the house of David, Josiah by name, and on you he shall offer the priests of the high places who burn incense on you, and men’s bones shall be burned on you. And he gave a sign the same day, saying, This is the sign which Jehovah has spoken. Behold, the altar shall be torn apart, and the ashes that are on it shall be poured out. And it happened when King Jeroboam heard the saying of the man of God who had cried against the altar in Bethel, he put forth his hand from the altar, saying, Lay hold on him! And his hand, which he put forth against him withered up so that he could not pull it in again to himself. The altar also was torn apart, and the ashes poured out from the altar according to the sign which the man of God had given by the Word of Jehovah. And the king answered and said to the man of God, Seek now the face of Jehovah your God, and pray for me, and my hand may be given back to me again. And the man of God prayed to Jehovah, and the king’s hand was given back to him again, and became as at the beginning.[1]

We can get a conclusion that what happened to Jeroboam because of his sin. How Jeroboam finally got a healing? In this story we can read that after the man of God prayed to Jehovah, the king’s hand was given back to him again, and became as at the beginning.

Once again we read how God used His mas to involve in divine healing. But, is that the absolute reason for healing miracle? We must wait and find other clues on the Bible.

Before | Next

[/en]

[id]Mari kita baca dulu kisah berikut ini

Sedang Yerobeam berdiri di atas mezbah itu sambil membakar korban, maka atas perintah TUHAN datanglah seorang abdi Allah dari Yehuda ke Betel. Lalu atas perintah TUHAN berserulah orang itu terhadap mezbah itu, katanya: “Hai mezbah, hai mezbah! Beginilah firman TUHAN: Bahwasanya seorang anak akan lahir pada keluarga Daud, Yosia namanya; ia akan menyembelih di atasmu imam-imam bukit pengorbanan yang membakar korban di atasmu, juga tulang-tulang manusia akan dibakar di atasmu.” Pada waktu itu juga ia memberitahukan suatu tanda ajaib, katanya: “Inilah tanda ajaib, bahwa TUHAN telah berfirman: Bahwasanya mezbah itu akan pecah, sehingga tercurah abu yang di atasnya.” Demi raja Yerobeam mendengar perkataan abdi Allah yang diserukannya terhadap mezbah di Betel itu, ia mengulurkan tangannya dari atas mezbah dan berkata: “Tangkaplah dia!” Tetapi tangan yang diulurkannya terhadap orang itu menjadi kejang, sehingga tidak dapat ditariknya kembali. Mezbah itupun pecahlah, sehingga abu yang di atasnya tercurah, sesuai dengan tanda ajaib yang diberitahukan abdi Allah itu atas perintah TUHAN. Lalu berbicaralah raja dan berkata kepada abdi Allah itu: “Mohonkanlah belas kasihan TUHAN, Allahmu, dan berdoalah untukku, supaya tanganku dapat kembali.” Dan abdi Allah itu memohonkan belas kasihan TUHAN, maka tangan raja itu dapat kembali dan menjadi seperti semula.[2]

Kita bisa menemukan bahwa tangan Yerobeam yang kejang dan tidak dapat ditariknya itu terjadi karena dosanya. Tangannya menjadi sembuh setelah abdi Allah itu berdoa kepada TUHAN, dan tangan Yerobeam dapat kembali dan menjadi seperti semula.

Sekali lagi kita menemukan keterlibatan seorang abdi Allah dalam kesembuhan ilahi, dalam hal ini adalah doanya. Tetapi apakah ini faktor mutlak dari sebuah kesembuhan ilahi? Kita harus menunggu sembari mencari petunjuk-petunjuk berikutnya dalam Alkitab.

Sebelumnya | Berikutnya

[/id]

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]1 Kings 13:1-6
  2. [2]1 Raja-raja 13:1-6

1 thought on “Kesembuhan ilahi: Yerobeam

  1. Pingback: Kesembuhan ilahi: Hana | Martianus' Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.