Warty Warthog: maskot Ubuntu 4.10

warthog[en]One benefit of using Ubuntu is learning about some animals that maybe I have not heard before. As known that Ubuntu uses animals name for its code name. In these series, I will write down about the animals which are used for Ubuntu code name.

The first is Warthog. This animal was used for code name of the Ubuntu first release, Ubuntu 4.10 “Warty Warthog” which was released on October 26, 2004.

Warthogs (Phacochoerus africanus) are members of the same family as domestic pigs, but present a much different appearance. These sturdy hogs are not among the world’s most aesthetically pleasing animals—their large, flat heads are covered with “warts,” which are actually protective bumps. Warthogs also sport four sharp tusks. They are mostly bald, but they do have some sparse hair and a thicker mane on their backs.

Though warthogs appear ferocious, they are basically grazers. They eat grasses and plants, and also use their snouts to dig or “root” for roots or bulbs. When startled or threatened, warthogs can be surprisingly fast, running at speeds of up to 30 miles (48 kilometers) an hour.

Warthogs are adaptable and are able to go long periods without water, as much as several months in the dry season.

When water is available, warthogs will seek it and often submerge to cool down. They will also wallow in mud for the same purpose—and to gain relief from insects. Birds also aid these hogs in their battle with insects; oxpeckers and other species sometimes ride along on their warthog hosts, feeding on the tiny creatures invading their hides.

These African hogs often utilize empty dens created by aardvarks. Rather than fight, they often choose flight, and search for such a den to use as a hidey-hole. They typically back in, using their tusks to effectively guard the entrance.

Warthogs also use these dens to have their young. Females have litters of four or fewer young, which they suckle for about four months.[1][/en]

[id]Salah satu keuntungan menggunakan Ubuntu adalah mempelajari beberapa binatang yang belum pernah saya kenal sebelumnya. Sebagaimana diketahui, Ubuntu menggunakan nama binatang sebagai kode namanya. Pada seri tulisan ini, saya akan menuliskan beberapa binatang yang pernah digunakan sebagai kode nama Ubuntu.

Binatang yang pertama adalah Babi Hutan, digunakan sebagai nama rilis pertama Ubuntu, Ubuntu 4.10 “Warty Warthog”, yang dirilis pada tanggal 26 Oktober 2004.

Babi Hutan (Phacochoerus africanus) berada dalam familia yang sama dengan babi ternak, tetapi dengan penampilan yang jauh berbeda. Penampakan Babi Hutan tidak bisa dikatakan sebagai hewan yang cantik, kepalanya yang lebar ditutupi oleh semacam “kutil,” yang sebenarnya merupakan benjolan pelindung. Babi Hutan juga menumbuhkan empat taring/tanduk yang tajam. Sebagian besar botak, tetapi ada juga yang memiliki beberapa rambut jarang dan surai tebal di punggung.

Meskipun berpenampakan menakutkan, Babi Hutan pada dasarnya merupakan herbivora. Mereka makan rumput dan tanaman, dan juga menggunakan moncong mereka untuk menggali akar atau umbi-umbian. Ketika merasa terancam, Babi Hutan dapat berlari sangat cepat, hingga 48 km/jam.

Babi Hutan sangat mudah beradaptasi dan mampu bertahan lama tanpa air, sampai beberapa bulan selama musim kemarau.

Bila ada air, Babi Hutan sering menenggelamkan diri untuk mendinginkan tubuh. Mereka juga akan berkubang dalam lumpur untuk tujuan yang sama – dan untuk menghindari serangga. Burung juga sering membantu Babi Hutan dalam pertempuran mereka dengan serangga; burung Oxpecker dan spesies lainnya kadang-kadang hinggap di tubuh Babi Hutan, memakan makhluk-makhluk kecil di tubuh Babi Hutan.

Babi Hutan seringkali memanfaatkan sarang kosong yang dibuat oleh Aardvark (sejenis Trenggiling). Menghindari kompetisi, mereka lebih memilih lari, dan mencari sarang lain untuk digunakan sebagai lubang persembunyia. Mereka biasanya kembali dan menggunakan taring mereka untuk menjaga pintu masuk.

Babi Hutan juga menggunakan sarang itu untuk berkembang biak. Babi Hutan betina biasanya memelihara dan menyusui anak-anaknya selama lebih kurang empat bulan.[2][/id]

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]Source >>> http://animals.nationalgeographic.com/
  2. [2]Sumber>>>http://animals.nationalgeographic.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.