5-5-5 Challenge: Arab Saudi

5-5-5 2013 WWL[en]Rashid* is a Saudi Arabian student who attended a Western university and surrendered his life to Christ after his roommate shared the gospel with him.

Excited about his newfound faith, Rashid returned home and shared the good news of Jesus with his loved ones. But he chose a public venue to tell one relative about his decision. A bystander reported Rashid to Saudi religious police, who threw him into jail.

Rashid’s cell mate, Tareq*, kept staring at him. At last Tareq spoke: “You’re the man I’m supposed to talk to.”

But Rashid shook his head. “I don’t think so. I’ve been just thrown in jail for my belief in Jesus.”

Tareq, however, pleaded with Rashid: “In my dreams a man was shown to me. It was your face. You have something to tell me.”

So Rashid shared the gospel with Tareq, who eagerly received Jesus into his heart.

Source >> http://opendoorsusa.org/

There is no provision for religious freedom in the constitution of this Islamic kingdom. All citizens must adhere to Islam and conversion to another religion is punishable by death.

Public Christian worship is forbidden; worshippers risk imprisonment, lashing, deportation and torture. Evangelising Muslims and distributing non-Muslim materials is illegal. Muslims who convert to Christianity risk honour killings, and foreign Christian workers have been exposed to abuse from employers. Despite this, converts are responding to Christian TV programmes and to dreams and visions from God.

Pray:

  • Ask God to protect Christians who boldly share their faith despite the risks
  • For isolated believers who face rejection and persecution from their families
  • That God will continue to draw people to Himself through satellite TV, radio and supernatural dreams.

Source >> http://worldwatchlist.us/

*) Not their real names to protect their identities[/en]

[id]Rashid* adalah seorang mahasiswa Arab Saudi yang berkuliah di universitas berbasis barat dan menyerahkan hidupnya kepada Kristus setelah teman sekamarnya menceritakan Injil kepadanya.

Begitu sukacitanya atas imannya, Rashid kembali ke rumahnya dan membagikan kabar baik tentang Yesus kepada orang-orang yang dikasihinya. Tetapi dia memilih sebuah tempat umum untuk menceritakannya kepada saudaranya tentang keputusannya itu. Orang yang berada di dekatnya melaporkan Rashid kepada polisi syariah Saudi, yang kemudian memasukkannya ke dalam penjara.

Di dalam penjara, teman satu sel Rashid, Tareq*, terus memandanginya. Akhirnya Tareq berbicara, “Engkaulah orangnya.”

Tapi Rashid menggelengkan kepalanya, “Maksudmu? Saya dimasukkan ke penjara ini karena iman saya kepada Yesus.”

Sambil memohon, Tareq berkata, “Di dalam mimpiku, nampak seorang laki-laki. Itu adalah wajahmu. Engkau pasti punya sesuatu yang harus engkau katakan padaku.”

Akhirnya Rashid menceritakan tentang Injil kepada Tareq yang dengan segera menerima Yesus.

Sumber >> http://opendoorsusa.org/

Tidak peraturan tentang kebebasan beragama di dalam konstitusi kerajaan Islam ini. Semua warga negara harus menganut Islam, dan berpindah agama hukumannya adalah mati.

Ibadah Kristen di tempat umum dilarang; resikonya adalah penjara, hukuman cambuk, deportasi, dan penyiksaan. Menginjili orang Muslim dan membagikan materi non-Muslim adalah ilegal. Muslim yang menjadi Kristen terancam dibunuh, pekerja asing beragama Kristen seringkali mendapat perlakuan kasar dari majikannya. Meskipun demikian, banyak kesaksian bagaimana orang bertobat melalui acara Kristen di TV dan melalui mimpi atau penglihatan dari Tuhan.

Berdoa:

  • Supaya Tuhan menjagai orang Kristen yang dengan penuh keberanian menceritakan iman mereka meskipun ada resiko yang mengancam
  • Bagi orang percaya yang dikucilkan, ditolak, dan dianiaya oleh keluarga mereka
  • Supaya melalui acara TV dan radio, semakin banyak orang dibawa kepada Kristus. Juga melalui penglihatan dan mimpi ilahi yang selama ini terjadi.

Sumber >> http://worldwatchlist.us/

*) Bukan nama sebenarnya, untuk melindungi identitas mereka.[/id]

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.