{"id":5761,"date":"2019-11-21T12:47:49","date_gmt":"2019-11-21T05:47:49","guid":{"rendered":"http:\/\/martianuswb.com\/?p=5761"},"modified":"2019-11-21T12:47:51","modified_gmt":"2019-11-21T05:47:51","slug":"yesus-adalah-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/martianuswb.com\/?p=5761","title":{"rendered":"Yesus Adalah Jalan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masakan yang seperti ini dikotbahkan lagi to, Mas? Lhoh, masalah keselamatan semacam ini memang pengajaran mendasar dalam kekristenan, tapi kalau menganggap Yesus sebagai pintu keselamatan yang tinggal dibuka dan kita <strong><em>auto-hidup-kekal<\/em><\/strong>, ya itu ngawur kuadrat to.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><strong>Kata Yesus kepadanya: &#8220;Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.&#8221;<sup>[<a href=\"#yesus-adalah-jalan-n-1\" class=\"footnoted\" id=\"to-yesus-adalah-jalan-n-1\">1<\/a>]<\/sup><\/strong><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Begini, dalam bahasa aslinya, kata jalan itu dituliskan sebagai <strong>hodos<\/strong>. Yang punya beberapa makna.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"alignright\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"169\" height=\"300\" src=\"http:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/hodos-169x300.jpg\" alt=\"hodos\" class=\"wp-image-5762\" srcset=\"https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/hodos-169x300.jpg 169w, https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/hodos-576x1024.jpg 576w, https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/hodos-624x1109.jpg 624w, https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/hodos-84x150.jpg 84w, https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/hodos.jpg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 169px) 100vw, 169px\" \/><figcaption>Hodos<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Pertama<\/em><\/strong>, sudah diterjemahkan oleh Alkitab Bahasa Indonesia sebagai jalan. Seperti saya sebutkan di atas, bukan pintu. Yesus bukanlah pintu di mana di sisi ini adalah kebinasaan dan di balik pintu adalah keselamatan kekal. Bukanlah pintu yang dengan hanya melewatinya kita berpindah dari kebinasaan kepada kehidupan kekal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh kamus Alkitab, dimaknai sangat dalam sebagai <em>journey<\/em>. Keselamatan itu sebuah perjalanan yang panjang. Bukan hanya itu, di dalamnya adalah perjuangan dan perlombaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Kedua<\/em><\/strong>, hodos itu adalah <em>a course of conduct<\/em>. Sudahlah, kalau bingung buka Google Translate saja ya. Rangkaian tingkah laku yang dikerjakan berulang-ulang. Bukankah ini yang disebut dengan karakter atau tabiat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika Yesus berkata &#8220;Akulah jalan &#8230;.&#8221;, Dia hendak menunjukkan bahwa keselamatan itu hanya kita genggam saat kita meneladani tabiat Kristus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong><em>Ketiga<\/em><\/strong>, di sinilah rincian tabiat Kristus itu. Hodos itu adalah <em>a way of thinking, feeling, deciding.<\/em> Keselamatan itu adalah perjuangan meniru cara Yesus dalam berpikir, berperasaan, dan mengambil keputusan. Apakah cara berpikir kita sudah seperti cara berpikir Kristus? Apakah beban hati kita seperti hati Kristus? Apakah ketika kita mengambil keputusan sudah seperti Kristus? Itulah sesungguhnya keselamatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ayolah para pengkotbah, belajar menggali lebih dalam ya. Dari dua kata ini saja sudah jadi satu pengajaran yang mendalam &#8216;kan.<\/p>\n\n<ol class=\"footnotes\">\n\t<li class=\"footnote\" id=\"yesus-adalah-jalan-n-1\"><strong><sup>[1]<\/sup><\/strong>Yohanes 14:6<a class=\"note-return\" href=\"#to-yesus-adalah-jalan-n-1\">&#x21A9;<\/a><\/li><\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masakan yang seperti ini dikotbahkan lagi to, Mas? Lhoh, masalah keselamatan semacam ini memang pengajaran mendasar dalam kekristenan, tapi kalau menganggap Yesus sebagai pintu keselamatan yang tinggal dibuka dan kita&#8230; <a href=\"https:\/\/martianuswb.com\/?p=5761\">Read more &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[1264,288],"tags":[2180,2179,1310,471,2181],"class_list":["post-5761","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kekristenan","category-renungan","tag-akulah","tag-hodos","tag-jalan","tag-yesus","tag-yohanes-146"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5761"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5761\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5764,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5761\/revisions\/5764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}