{"id":5316,"date":"2016-09-25T21:08:57","date_gmt":"2016-09-25T14:08:57","guid":{"rendered":"http:\/\/martianuswb.com\/?p=5316"},"modified":"2016-09-25T21:09:32","modified_gmt":"2016-09-25T14:09:32","slug":"bersatulah-para-penjilat-sedunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/martianuswb.com\/?p=5316","title":{"rendered":"Bersatulah para penjilat sedunia"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_5317\" style=\"width: 142px\" class=\"wp-caption alignright\"><a href=\"http:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Screenshot_2016-09-25-21-01-16-656_yuku.alkitab.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-5317\" class=\"size-medium wp-image-5317\" src=\"http:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Screenshot_2016-09-25-21-01-16-656_yuku.alkitab-132x300.png\" alt=\"Amsal 28:23\" width=\"132\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Screenshot_2016-09-25-21-01-16-656_yuku.alkitab-132x300.png 132w, https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Screenshot_2016-09-25-21-01-16-656_yuku.alkitab-451x1024.png 451w, https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Screenshot_2016-09-25-21-01-16-656_yuku.alkitab-624x1418.png 624w, https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Screenshot_2016-09-25-21-01-16-656_yuku.alkitab-66x150.png 66w, https:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/Screenshot_2016-09-25-21-01-16-656_yuku.alkitab.png 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 132px) 100vw, 132px\" \/><\/a><p id=\"caption-attachment-5317\" class=\"wp-caption-text\">Amsal 28:23<\/p><\/div>\n<p>Kata \u201cpenjilat\u201d oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia dimaknai sebagai orang yang suka berbuat sesuatu untuk mencari muka. Kalau dalam bahasa Jawa ada istilah <em>ngonggrong-onggrong<\/em> yaitu<em> ngalem kanthi duw\u00e9 pamrih<\/em>.<\/p>\n<p>Rupanya Alkitab juga punya definisi sendiri untuk penjilat.<\/p>\n<blockquote><p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Mereka itu orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan.<sup>[<a href=\"#bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-1\" class=\"footnoted\" id=\"to-bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-1\">1<\/a>]<\/sup><\/strong><\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>Rupanya Alkitab menunjukkan bahwa para penjilat ini punya ciri yang khas, segala sesuatu yang mereka kerjakan dan ucapkan adalah untuk mendapatkan keuntungan sendiri. Tetapi benarkah keuntungan yang mereka dapat?<\/p>\n<p>Kitab Yudas ini hanya terdiri dari satu pasal, karena itu memperkuat hubungan atas ayat-ayat di dalamnya. Karena itu ayat 16 tidak bisa dilepaskan dari ayat 11. Masalahnya ayat 11 ini sebenarnya mengerikan, ada pernyataan keras \u201cCelakalah &#8230;\u201d. Mengapa celaka ada atas para penilat?<\/p>\n<blockquote><p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Siapa menegur orang akan kemudian lebih disayangi dari pada orang yang menjilat.<sup>[<a href=\"#bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-2\" class=\"footnoted\" id=\"to-bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-2\">2<\/a>]<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Orang yang menjilat sesamanya membentangkan jerat di depan kakinya.<sup>[<a href=\"#bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-3\" class=\"footnoted\" id=\"to-bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-3\">3<\/a>]<\/sup><\/strong><\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>Biasanya memang, para penjilat itu kelihatan lebih mendapat perhatian, lebih disayangi, lebih dituruti. Tetapi, tinggal tunggu waktunya bagaimana seseorang yang tulus menegur akan mengalahkan para penjilat itu.<\/p>\n<p>Memang ada kondisi-kondisi yang membentuk para penjilat, salah satunya adalah karakter pemimpin mereka. Dalam bahasa Jawa ada istilah <em>onggrongan<\/em>, bersinonim dengan karakter <em>aleman<\/em>. Kata <em>aleman<\/em> ini mungkin bisa diartikan senang dipuji-puji, tetapi lebih dalam dan lebih dekat dengan kata manja. Dulu saya pernah menyatakan ini, pimpinan yang senang dipuji melahirkan para penjilat.<\/p>\n<p>Maka peringatan ini juga berlaku kepada para pemimpin, karena penjilat membentangkan jerat, di kakinya sendiri dan juga di kaki orang yang dijilatnya.<\/p>\n<p>Pertanyaan, mana yang lebih sering, kita memuji dan menyembah Tuhan ataukan menjilat Dia untuk keuntungan kita?<\/p>\n\n<ol class=\"footnotes\">\n\t<li class=\"footnote\" id=\"bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-1\"><strong><sup>[1]<\/sup><\/strong>Yudas 1:16<a class=\"note-return\" href=\"#to-bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-1\">&#x21A9;<\/a><\/li>\n\t<li class=\"footnote\" id=\"bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-2\"><strong><sup>[2]<\/sup><\/strong>Amsal 28:23<a class=\"note-return\" href=\"#to-bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-2\">&#x21A9;<\/a><\/li>\n\t<li class=\"footnote\" id=\"bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-3\"><strong><sup>[3]<\/sup><\/strong>Amsal 29:5<a class=\"note-return\" href=\"#to-bersatulah-para-penjilat-sedunia-n-3\">&#x21A9;<\/a><\/li><\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kata \u201cpenjilat\u201d oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia dimaknai sebagai orang yang suka berbuat sesuatu untuk mencari muka. Kalau dalam bahasa Jawa ada istilah ngonggrong-onggrong yaitu ngalem kanthi duw\u00e9 pamrih. Rupanya&#8230; <a href=\"https:\/\/martianuswb.com\/?p=5316\">Read more &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[1264,288],"tags":[2047,2046],"class_list":["post-5316","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kekristenan","category-renungan","tag-jerat","tag-penjilat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5316"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5319,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5316\/revisions\/5319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}