{"id":5304,"date":"2016-09-21T18:47:28","date_gmt":"2016-09-21T11:47:28","guid":{"rendered":"http:\/\/martianuswb.com\/?p=5304"},"modified":"2016-09-21T18:47:28","modified_gmt":"2016-09-21T11:47:28","slug":"ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/martianuswb.com\/?p=5304","title":{"rendered":"Ketika Tuhan dituntut hidup saleh"},"content":{"rendered":"<p>Mari perhatikan sejenak ayat-ayat ini:<\/p>\n<blockquote><p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Ibrani 5:5-10<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>(5) Demikian pula Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: &#8220;Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini&#8221;,<br \/>\n(6) sebagaimana firman-Nya dalam suatu nas lain: &#8220;Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek.&#8221;<br \/>\n(7) Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.<br \/>\n(8) Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,<br \/>\n(9) dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,<br \/>\n(10) dan Ia dipanggil menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.<\/strong><\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>Saya ulangi sejenak di ayat 7, <em><strong>\u201cDalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan \u2026. dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.\u201d<\/strong><\/em> Saya harus tegaskan sekali lagi, ketika Allah Bapa di surga mendengarkan doa dan permohonan Tuhan Yesus, itu bukan karena status-Nya sebagai Anak Allah, bukan pula karena Dia sendiri adalah Allah yang menjadi manusia, melainkan karena kesalehan-Nya. Meski saya tidak bisa membanyangkan akan terjadi demikian, tetapi ayat ini juga berkata bahwa seandainya \u2013 sekali lagi seandainya \u2013 Yesus Kristus tidak hidup saleh, maka doa-Nya pun tidak akan didengarkan oleh Bapa.<\/p>\n<blockquote><p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Who in the days of his flesh, having offered up prayers and supplications \u2026. and having been heard for his godly fear.<sup>[<a href=\"#ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-1\" class=\"footnoted\" id=\"to-ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-1\">1<\/a>]<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>In the days of his flesh, Jesus offered up prayers and supplications \u2026. and he was heard because of his reverence.<sup>[<a href=\"#ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-2\" class=\"footnoted\" id=\"to-ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-2\">2<\/a>]<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pada masa Yesus hidup di dunia ini, Ia berdoa dan memohon \u2026. Dan karena Ia tunduk kepada Allah dengan penuh hormat, maka Ia didengarkan.<sup>[<a href=\"#ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-3\" class=\"footnoted\" id=\"to-ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-3\">3<\/a>]<\/sup><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>While he lived on earth \u2026 Jesus cried out \u2026 as he offered up priestly prayers to God. Because he honored God, God answered him.<sup>[<a href=\"#ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-4\" class=\"footnoted\" id=\"to-ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-4\">4<\/a>]<\/sup><\/strong><\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>Ada beberapa hal penting di sini yang harus kita perhatikan.<\/p>\n<p><strong>Pertama<\/strong>, kalau Tuhan Yesus saja dituntut kesalehan-Nya, bagaimana dengan kita? Jangan berpikir kita bisa hidup seenaknya hanya karena status orang Kristen.<\/p>\n<p><strong>Kedua<\/strong>, di dalamnya kita mendapati bahwa Allah tidak pernah pilih kasih. Tidak ada yang bisa dibanggakan dari status dan prestasi yang kita raih di hadapan Tuhan.<\/p>\n<p><strong>Ketiga<\/strong>, doa yang didengar Bapa bukanlah doa yang dipanjatkan oleh pendeta, gembala, atau yang punya status hamba-hamba Tuhan lainnya. Bukan karena status semacam itu, doa yang didengarkan-Nya.<\/p>\n<p>Maka, pertanyaan-Nya adalah masih mau hidup seenaknya di hadapan Tuhan?<\/p>\n\n<ol class=\"footnotes\">\n\t<li class=\"footnote\" id=\"ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-1\"><strong><sup>[1]<\/sup><\/strong>American Standard Version<a class=\"note-return\" href=\"#to-ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-1\">&#x21A9;<\/a><\/li>\n\t<li class=\"footnote\" id=\"ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-2\"><strong><sup>[2]<\/sup><\/strong>English Standard Version<a class=\"note-return\" href=\"#to-ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-2\">&#x21A9;<\/a><\/li>\n\t<li class=\"footnote\" id=\"ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-3\"><strong><sup>[3]<\/sup><\/strong>Bahasa Indonesia Sehari-hari<a class=\"note-return\" href=\"#to-ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-3\">&#x21A9;<\/a><\/li>\n\t<li class=\"footnote\" id=\"ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-4\"><strong><sup>[4]<\/sup><\/strong>The Message<a class=\"note-return\" href=\"#to-ketika-tuhan-dituntut-hidup-saleh-n-4\">&#x21A9;<\/a><\/li><\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mari perhatikan sejenak ayat-ayat ini: Ibrani 5:5-10 (5) Demikian pula Kristus tidak memuliakan diri-Nya sendiri dengan menjadi Imam Besar, tetapi dimuliakan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: &#8220;Anak-Ku Engkau! Engkau telah&#8230; <a href=\"https:\/\/martianuswb.com\/?p=5304\">Read more &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[1264,288],"tags":[2040,221,2041],"class_list":["post-5304","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kekristenan","category-renungan","tag-didengar","tag-doa","tag-kesalehan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5304","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5304"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5304\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5305,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5304\/revisions\/5305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}