SMS ayat: jadi berkat atau batu sandungan?

reading-bible-blue

Kemarin siang, di kantor dihampiri seorang kawan kerja, seorang ibu yang kebetulan muslim. Ibu ini menunjukkan sms di handphone-nya yang berisi kiriman ayat Alkitab dari tetangganya. Rupanya tetangganya yang Kristen ini rajin sekali mengirim sms ayat Alkitab ke semua tetangga yang lain, tidak peduli agamanya.

Hal ini sudah berjalan cukup lama. Menurut pengakuan ibu tadi pada awalnya ditanggapi biasa-biasa saja. Karena merasa sebagai orang Jawa, selalu dibalasnya sms itu dengan ucapan “maturnuwun”. Tetapi akhirnya ibu ini mulai terganggu, karena merasa mereka berbeda iman, kok terus-terusan kirim sms ayat Alkitab.

Keluhan ibu ini juga dialami oleh tetangga-tetangga lainnya. Parahnya, rupanya si orang Kristen yang rajin kirim ayat itu tidak bersosialisasi di lingkungannya. Terkenal jarang keluar rumah, pelit kalau dimintai pertolongan. Tidak pernah datang rapat RT atau PKK, dengan alasan yang selalu sama “sibuk di gereja”. Bahkan ceritanya pernah sekali waktu di hari Minggu ada tetangga yang darurat harus dibawa ke rumah sakit. Waktu mau pinjam mobil si orang Kristen ini, dibilang mau dipakai ke gereja.

Nah, okay … banyak di antara kita yang senang juga kirim sms ayat kan, termasuk ke mereka yang berbeda iman. Saya memahami kalau motivasinya adalah penginjilan, berbagi iman kristiani kepada yang belum kenal. Tapi kalau ayat-ayat yang kita kirim lebih manis dari kehidupan yang dilihat orang, seperti yang saya tuliskan di atas … bagaimana coba?

Kepada ibu itu, saya cuma bisa bilang kalau sudah terganggu ya tidak usah dibalas, atau bilang kepada orang Kristen itu untuk berhenti mengirimkan sms macam itu.

Saya justru jadi teringat dengan ayat yang mengatakan, “… kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan …” [1]. Anda boleh tidak setuju dengan saya, tetapi saya rasa orang tidak akan bisa melihat iman kita, jika itu tidak muncul dari kebajikan yang kita peragakan.

  1. [1] 2 Petrus 1:5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


5 × nine =