{"id":5714,"date":"2019-06-12T22:14:18","date_gmt":"2019-06-12T15:14:18","guid":{"rendered":"http:\/\/martianuswb.com\/?p=5714"},"modified":"2019-06-12T22:14:23","modified_gmt":"2019-06-12T15:14:23","slug":"watuk-ana-tambane-watak-digawa-mati","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/martianuswb.com\/?p=5714","title":{"rendered":"Watuk ana tamban\u00e9, watak digawa mati?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-drop-cap\"><em>Watuk ana tamban\u00e9, watak digawa mati<\/em>. Kalau dalam bahasa Indonesia kira-kira artinya adalah \u201cbatuk itu ada obatnya, tetapi watak dibawa sampai mati\u201d. Saya berulang mendengar kalimat ini, terutama kalau ada orang yang kesal dengan karakter orang lain begitu menjengkelkan. Saya tidak setuju dengan pernyataan ini. Bagi saya karakter itu bisa diubah.<\/p>\n\n\n\n<p>Eh, bukannya watak\ndan karakter berbeda ya? Tidak tahu juga, ada yang membedakannya\nmemang. Tetapi kalau dalam KBBI, keduanya disinonimkan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><strong>Watak<\/strong>: sifat batin manusia yang memengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku; budi pekerti; tabiat.<\/p><p><strong>Karakter<\/strong>: sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain; tabiat; watak.<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Nah, saya nurut saja\ndengan KBBI ya, bahwa watak bersinonim dengan karakter.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalimat di atas\nmuncul karena anggapan bahwa karakter itu bawaan sejak lahir, tidak\nbisa diubah, dan akan terus seperti itu sampai dibawa ke liang kubur.\nIni yang saya tidak sepaham. Benar bahwa ada faktor genetika yang\nmempengaruhi karakter seseorang. Artinya memang benar bahwa sejak\nlahir kita membawa karakter-karakter tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi menurut hemat\nsaya, ada faktor lain yang bisa mempengaruhi karakter kita. Paling\ntidak lingkungan adalah faktor yang sangat penting membentuk karakter\nkita. Ketika saya berbicara tentang lingkungan, saya sedang menunjuk\nkepada interaksi kita dengan orang-orang di sekeliling kita, kepada\napa yang kita tangkap, dengar, lihat, pahami, baik melalui pendidikan\nformal maupun melalui kehidupan kita sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa diperhatikan\ngambar berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"1440\" src=\"http:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/IMG_20190123_075824.jpg\" alt=\"Yang lebih rapi lebih enak dipandang kan?\" class=\"wp-image-5715\" srcset=\"http:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/IMG_20190123_075824.jpg 1080w, http:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/IMG_20190123_075824-225x300.jpg 225w, http:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/IMG_20190123_075824-768x1024.jpg 768w, http:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/IMG_20190123_075824-624x832.jpg 624w, http:\/\/martianuswb.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/IMG_20190123_075824-113x150.jpg 113w\" sizes=\"auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><figcaption>yang lebih rapi lebih enak dipandang kan?<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Ini adalah gambar\ntempat parkir salah satu instansi di mana saya mengabdi. Memang tidak\nada petugas khusus yang mengatur parkir. Gambar bagian atas adalah\ncontoh penataan motor sehari-hari. Sekali waktu saya tata supaya\nlebih enak dilihat seperti gambar yang bawah. Dua gambar itu kemudian\nsaya bagikan ke grup WA. Besoknya, masing-masing orang berusaha\nsetiap kali datang menata motor serapi mungkin. Berapa hari hal\nsemacam ini bisa bertahan? He \u2026 he \u2026 he. Tidak sampai seminggu\nsudah kembali seperti kondisi semula. Banyaklah alasannya,\nterburu-burulah, sudah terlambat, tidak sempat, dan alasan yang\nlainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Anda, apakah\nmemang ada orang-orang yang punya karakter menyukai hal yang\nberantakan, sementara ada orang-orang yang memang memilih kerapian?\nKalau karakter itu tidak bisa berubah dan dibawa sampai mati, betapa\nsusahnya hidup ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Begini ya, saya kok\npunya prinsip ini. Hal-hal yang kita kerjakan berulang dalam\nkeseharian kita akan membentuk kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan\nterus-menerus dalam hidup akan mencipta karakter kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka, saya kembali menyatakan tidak setuju jika dinyatakan bahwa karakter tidak bisa diubah dan akan dibawa sampai mati. Meski, saya juga mengakui bahwa setiap hari saya menemukan orang-orang yang <em>ndableg<\/em> setengah mati. Orang-orang yang sepertinya tidak mau berubah menjadi lebih baik. Yang saya takutkan sih sebenarnya mereka ini sudah terlambat untuk berubah.<\/p>\n\n\n\n<p>Apa iya kita mau\nmenjadi pemalas sepanjang hidup kita? Apa iya anak cucu kita akan\nmengenang kita sebagai pemarah? Apa iya kenangn yang kita tinggalkan\nkepada rekan-rekan kerja kita adalah tentang seorang bertabiat buruk?\nAyolah, mumpung masih ada waktu, berubah jadi lebih baik yuk.<\/p>\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Watuk ana tamban\u00e9, watak digawa mati. Kalau dalam bahasa Indonesia kira-kira artinya adalah \u201cbatuk itu ada obatnya, tetapi watak dibawa sampai mati\u201d. Saya berulang mendengar kalimat ini, terutama kalau ada&#8230; <a href=\"http:\/\/martianuswb.com\/?p=5714\">Read more &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[1266],"tags":[2161,2160],"class_list":["post-5714","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-celathuku","tag-karakter","tag-watak"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5714","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5714"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5714\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5717,"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5714\/revisions\/5717"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5714"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5714"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/martianuswb.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5714"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}