Menghadapi pertanyaan kritis terhadap Alkitab

bible-study

Bagi yang mengenal tulisan-tulisan saya, pasti tahu kalau saya senang membaca buku-buku klasik kekristenan dibandingkan dengan buku-buku yang muncul di dekade belakangan ini. Saat ini saya sedang membaca ulang buku klasik tulisan R.A. Torrey terbitan 1964 yang berjudul Difficulties and Alleged Errors and Contradictions in The Bible. Di buku ini Torrey menjelaskan bahwa ada banyak […]

Continue reading →

Sejarah pembagian Alkitab dalam pasal dan ayat

reading-bible-blue

Lima kitab pertama dalam Perjanjian Lama (Kejadian, Keluaran, Imamat, Ulangan, dan Bilangan) pada mulanya ditulis sebagai satu gulungan kitab/satu buku. Tidak diketahui tepatnya waktu pembagian lima kitab itu, yang jelas pembagiannya sudah sangat kuno dan salah satu prinsipnya adalah keserasian acuan antarlima kitab tersebut. Pembagian lima kitab itu terus diikuti oleh terjemahan Septuaginta (Perjanjian Lama […]

Continue reading →

Azazel: bukan siapa, melainkan mengapa

reading-bible-blue

Kemarin saya menuliskan tweet, mempertanyakan siapa Azazel, karena memang bingung siapa ini. Daripada sekedar memberitahu Anda tentang Azazel, bagaimana jika topik ini sekaligus jadi contoh praktik dari seri tulisan Belajar Alkitab. Jadi, sekaligus mempraktikkan prinsip-prinsip belajar Alkitab yang sudah saya tuliskan sebelumnya. Ini prinsip-prinsip belajar Alkitab yang sudah saya tuliskan, bukan berdasarkan urutan lho ya: […]

Continue reading →

Ajukan pertanyaan yang tepat

Glasses on Open Bible ca. 2001

Yang saya tuliskan di sini adalah prinsip yang selama ini saya terapkan saat belajar Alkitab. Saya tidak menyuruh Anda mempertanyakan kebenaran Alkitab, tetapi dengan kritis mengajukan pertanyaan yang tepat. Tidak ada batas pertanyaan yang bisa Anda tanyakan. Semakin dalam Anda menggali, semakin dalam kebenaran yang bisa Anda dapatkan. Kalau Anda bingung pertanyaan apa yang perlu […]

Continue reading →

Ambil penerapan praktis

Glasses on Open Bible ca. 2001

Sebenarnya ada satu sisi yang berbahaya dari belajar Alkitab, yaitu saat kita tidak menerapkannya dalam hidup kita. Iblis akan memberikan gangguan saat kita berkomitmen untuk belajar Alkitab, tetapi dia akan melakukan segala macam usaha supaya kita tidak mengerjakan apa yang telah kita pelajari dari Alkitab. Saya kutipkan Matius 7:24-27 dalam versi The Message 24 These […]

Continue reading →

Jangan malas mencatat

Glasses on Open Bible ca. 2001

Saya sangat menganjurkan prinsip ini karena kebanyakan mengabaikan hal ini saat belajar Alkitab. Jangan malas mencatat apa yang kita dapat dari Alkitab. Selalu siapkan alat tulis dan buku, atau komputer/laptop saat kita belajar Alkitab. Atau seperti saya, kadangkala saya mencatat apa yang saya tangkap di dalam telepon seluler. Ada banyak aplikasi smartphone yang memungkinkan hal […]

Continue reading →

Bacalah Perjanjian Lama dengan hati di Perjanjian Baru

Glasses on Open Bible ca. 2001

Sebenarnya ini prinsip pribadi saya, setelah cukup lama membuat kesalahan dalam mengkhotbahkan ayat-ayat di Perjanjian Lama. “Bacalah Perjanjian Lama, dengan hati di Perjanjian Baru”, prinsip inilah yang kemudian membentengi saya dari menyalahgunakan, menyalahtafsirkan, dan membengkokkan ayat-ayat di Perjanjian Lama. Jelas kita tidak bisa meninggalkan Perjanjian Lama, semua orang percaya harus juga belajar Perjanjian Lama, karena […]

Continue reading →

Jangan berhenti di satu ayat!

Glasses on Open Bible ca. 2001

Saya lanjutkan ke prinsip berikutnya dari Belajar Alkitab. Prinsip pertama, yaitu “Jangan seenaknya memenggal ayat” dapat dibaca di sini. Berikutnya saya ingin kita Belajar Alkitab tidak hanya melalui satu ayat saja. Jangan berhenti di satu ayat! Sekali lagi, rhema bisa saja muncul dari satu ayat, tetapi kalau kita mau belajar Alkitab dengan sungguh-sungguh, jangan berhenti […]

Continue reading →

Jangan seenaknya memenggal ayat!

Glasses on Open Bible ca. 2001

Saya terdorong untuk menulis satu seri baru, yaitu tentang “Belajar Alkitab”. Hal ini dikarenakan seringnya saya mendengar dan melihat ayat-ayat Alkitab dibelokkan untuk menyesuaikan dengan suatu prinsip tertentu. Bahkan ada banyak ayat Alkitab yang diselewengkan untuk sekedar menuruti hawa nafsu kedagingan belaka. Seri ini secara khusus saya tujukan untuk para pelayan mimbar, termasuk worship leader, […]

Continue reading →