Mendapat kasih karunia di mata Tuhan (bagian #1)

Mandapat kasih karunia di mata Tuhan adalah tujuan utama dalam hidup kita, maka tugas bagi kita adalah menemukan bagaimana kita bisa mendapat kasih karunia di mata Tuhan. Alkitab mengatakan kepada kita, “dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan” (Efesus 5:10).

Alkitab menunjukkan kepada kita sebuah model kehidupan yang mendapatkan kasih karunia di mata Tuhan melalui teladan dari Nuh. Di zaman Nuh, dunia sudah begitu kacau secara moral, Tuhan tidak mendapati satu orang pun yang berkenan di hadapan-Nya. Hal ini menyebabkan Tuhan menyesal menciptakan manusia dan hendak memunahkan seluruh umat manusia.

Dalam kondisi seperti inilah, Alkitab mencatat seorang yang bernama Nuh berhasil membuat Allah tersenyum, “Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN” (Kejadian 6:8). Dalam beberapa hari ke depan, kita akan belajar bagaimana seseorang bisa mendapat kasih karunia di mata Tuhan.

Perhatikan Kejadian 6:9, “… dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah“! Inilah yang diperlukan Tuhan dari hidup kita. Inilah yang harus kita kerjakan sepanjang hidup kita agar kita mendapat kasih karunia di mata Tuhan: HIDUP BERGAUL dengan ALLH! Melalui nabi Hosea, Tuhan mengatakan hal ini kepada kita, “Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran” (Hosea 6:6).

Apakah Anda bisa menangkap isi hati Allah dalam pernyataan-Nya di atas? Ya, Tuhan mau kita mengasihi-Nya dengan sepenuh hati kita, dan memiliki hubungan yang karib dengan Dia. Hiduplah bergaul dengan Tuhan, dan kita akan mendapat kasih karunia di mata-Nya.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.