Mengapa saya memilih menggunakan Linux?

Inilah alasan mengapa saya memilih menggunakan Linux, baik di PC maupun di notebook.

#1 Linux is Free

Saya tidak mengatakan bahwa Linux itu “gratis”, meskipun bisa saja Anda mendapatkannya dengan gratis. Yang saya maksudkan adalah, kalaupun Anda mengeluarkan biaya untuk membeli atau mendownload sistem operasi Linux, hanya berkisar antara Rp 10.000-15.000. Itupun bisa Anda install untuk seberapa banyak komputer tanpa batasan.

Jika dibandingkan dengan Wind*** 7 misalnya, untuk paket Starternya Anda harus mengeluarkan minimal 500 ribu rupiah, dan hanya bisa diinstal di satu komputer saja. Kalau Anda punya lab komputer dengan 15 PC saja, silakan dihitung! Tapi di sini saya mengatakan kalau Anda mau menggunakan yang software yang legal. Kalau Anda penyuka software bajakan, ya beda perkara.

#2 Software Repositories

Makanan jenis apa itu? Kalau Anda pengguna Linux istilah ini sudah tidak asing lagi. Software repositories adalah kumpulan ribuan aplikasi siap pakai yang disediakan oleh distro Linux dan siap diinstal. Bagi saya, hal ini sangat memudahkan dalam menggunakan aplikasi yang saya butuhkan. Saya tidak perlu mencari-cari aplikasi, membeli, kemudian memasangnya di komputer. Ada ribuan aplikasi yang siap dipakai sesuai kebutuhan Anda.

Saya pernah bertemu dengan seorang arsitektur profesional yang menggunakan OpenSUSE sejak awal. Saya sempat bertanya apakah masih menggunakan aplikasi berbasis Wind***, beliau mengatakan Linux sudah lebih dari cukup dan lebih baik dalam menolong dalam pekerjaan arsitektural. Wow!

#3 Live CDs

Ini adalah salah satu inovasi yang luar biasa dari dunia Linux. Saya bisa menggunakan Linux di manapun pada komputer apapun hanya dengan membawa Live CDs atau Live Flash Disk USB. Dengan Live CD/UFD ini, seluruh sistem operasi Linux ada di dalamnya. Saya tinggal memasukkannya ke komputer, dan saya sudah bisa menggunakan Linux di komputer tersebut tanpa harus menginstalnya.

#4 Rapid Evolution

Anda tidak perlu menunggu lama untuk mengupgrade sistem operasi Anda. Banyak sistem operasi Linux baru yang bermunculan hanya dalam waktu kurang dari enam bulan. Evolusi ini tidak akan Anda dapati dalam Wind***.

#5 Linux is Free

Apakah saya sudah menyebutkannya tadi? O’ya, sudah, tapi yang ini berbeda. Free di sini artinya saya memiliki kebebasan untuk memodifikasi sistem operasi Linux dengan berbagai cara. Bahkan saya diizinkan juga untuk membuat sistem operasi yang baru berdasarkan sistem operasi Linux yang sudah ada.

#6 Linux is Powerful

Yup, sistem operasi Linux bisa dijamin kehandalannya. Dari sisi security network, Linux sangat bisa diandalkan. Serangan virus, malware, spyware, dll belum pernah saya alami semenjak menggunakan Linux. Kalau saya ditanya apa antivirus terbaik? Jawabannya sudah pasti LINUX!

#7 Pick a Distro

Apa itu distro? Sebenarnya merupakan singkatan dari “distribution“, yaitu jenis-jenis branding dari sistem operasi Linux itu sendiri. Jika Anda bosan atau tidak suka dengan satu jenis Linux, pilih saja Linux yang lain. Bebas dan sangat banyak pilihannya.

#8 Community Support

Yah, ini yang keren dari Linux. Di kota manapun, saya dengan mudah menemukan komunitas-komunitas pengguna Linux. Kalaupun tida ada, di dunia maya Anda akan bisa menemukan begitu banyak komunitas Linux yang siap menolong jika ada kesulitan.

Ayo, siapa mau ikutan migrasi ke Linux? Saya tunggu ya!

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

4 thoughts on “Mengapa saya memilih menggunakan Linux?

    1. martianuswb Post author

      Pasti akan lebih jatuh cinta sama Linux :))
      Ya, sekali waktu pasti bisa “putus” dengan microsoft … hi … hi … hi

      Reply
  1. theries

    saya newbie di linux tetapi sekarang mulai beralih ke linux, walaupun wind*** masih suka digunakan. saya sedang mencari-cari distro yang benar2 sesuai dengan selara dan kebutuhan saya. saat ini linux favorit yang saya gunakan ubuntu 11.04 natty narwal, Linux mint (gnome/kde), dan sabayon. apakah anda punya rekomendasi distroyang mana yang bagus? syarat nya (deteksi hardware bagus, repository mudah dan melimpah, bagus untuk network/internet, multimedia,) trimakasih

    Reply
    1. martianuswb Post author

      Saya bisa merekomendasikan Ubuntu 11.04. Selain sistemnya yang bagus, penggunaan mudah, dukungan komunitas juga besar. Kalau yang bahasa Indonesia, saya sarankan gunakan BlankOn, dibuat dari turunan Ubuntu, jadi cukup sederhana. Selamat menikmati Linux 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.