Melakukan pekerjaan yang lebih besar

Seberapa sering kita mendengar ayat ini dikutip?

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.[1]

Kemudian biasanya akan ditanyakan, apa saja yang Tuhan Yesus kerjakan? O’ mengusir setan, maka kita juga bisa mengusir setan. O’ menyembuhkan yang sakit, maka kita bisa menyembuhkan orang sakit. O’ melakukan mujizat, maka kita bisa mengerjakan mujizat, bahkan mujizat-mujizat yang lebih besar dari yang dikerjakan Tuhan Yesus. Bukankah Tuhan sendiri yang mengatakan bahwa yang percaya kepada-Nya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari yang Dia lakukan?

ergon

ergon

Salahkah? Tidak juga, sangat benar Tuhan Yesus mengerjakan semua hal itu. Tetapi apakah yang itu yang Tuhan Yesus maksudkan waktu mengatakan kalimat ini? Dalam bahasa Yunani, kata yang digunakan untuk menunjuk “pekerjaan” di ayat itu adalah kata ergon. Nah, kata ini bisa kita temukan dalam kitab Yohanes untuk menunjukkan apa yang sebenarnya Tuhan Yesus maksudkan dengan pekerjaan yang lebih besar.

Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.[2]

Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.[3]

Nah, jadi jelas ‘kan pekerjaan yang sebenarnya sedang Tuhan Yesus kerjakan selama Dia berjalan di muka bumi ini? Melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikannya dengan tuntas. Ini jelas lebih besar daripada melakukan mujizat atau mengusir setan. Ini pastinya standar yang jauh lebih tinggi dan jauh lebih dalam daripada semua jenis pelayanan yang kita kerjakan selama ini. Jadi, jangan bilang kalau kita bisa mengerjakan pekerjaan yang lebih besar dari Tuhan Yesus, kalau kita tidak bisa tunduk kepada kehendak Bapa. Omong kosong itu.

Saya sudah pernah menuliskannya di sini. Kalau saya setiap hari berpelayanan, itu bukanlah sebuah prestasi. Kalau saya berkhotbah dan menyampaikan Firman-Nya setiap hari, itu pula bukanlah sebuah prestasi yang layak dibanggakan. Ketika saya mendemonstrasikan mujizat dan tanda heran, apalagi yang itu. Prestasi tertinggi pelayanan adalah melakukan kehendak Bapa. Ini standar yang Tuhan Yesus tetapkan untuk kita yang mengaku percaya kepada-Nya.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

  1. [1]Yohanes 14:12
  2. [2]Yohanes 4:34
  3. [3]Yohanes 17:4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.