Apakah Yesus kenal saya?

      No Comments on Apakah Yesus kenal saya?

Kalau orang ditanya pertanyaan ini, “apakah Anda mengenal Yesus Kristus?”. Maka saya yakin, semua orang Kristen akan mengatakan ya. Lha wong yang tidak Kristen saja juga mungkin akan menjawab ya, apalagi yang orang Kristen to.

Saya percaya bahwa yang namanya perkenalan itu berlangsung secara timbal balik. Maksud saya begini, kalau saya mengaku kenal dengan Anda, tetapi Anda tidak kenal saya, itu kan tidak bisa dikatakan kenal kan? Itu namanya saya tahu Anda. Saya jelas tidak bisa mengatakan bahwa saya mengenal Presiden Amerika Serikat, meskipun saya tahu siapa dia.

Maka pertanyaan yang lebih pas diajukan kepada kita adalah, “apakah Yesus mengenal saya?” Ingat perkataan Tuhan Yesus yang ini?

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:21-23)

Saya mencoba membayangkan seperti ini. Selama saya hidup, saya melayani Kristus, berkhotbah di mana-mana. Bukan cuma itu, saya bernubuat, mengusir setan, dan mengadakan banyak mujizat dalam nama-Nya. Kalau di mata dunia sekarang, kurang hebat apa manusia macam saya? Tetapi pada waktu Dia datang kembali kelak, Kristus mengatakan bahwa Dia tidak pernah mengenal saya. Macam apapun pembelaan saya di depan-Nya, Dia akan memerintahkan malaikat-Nya untuk menyeret saya keluar dari pesta perjamuan-Nya dan melemparkan saya ke tempat kengerian dan kertak gigi.

Bukankah orang-orang macam ini yang dilihat dan dipandang oleh gereja dan orang Kristen zaman ini, mereka yang melayani di mimbar, yang mengadakan mujizat dan tanda heran, yang bernubuat dengan bahasa-bahasa lain. Tetapi camkanlah hal ini, mata Tuhan Yesus Kristus melihat hanya kepada apakah kita melakukan kehendak Bapa atau tidak, hanya itu.

Maka, sekali lagi, kita tanyakan pertanyaan ini kepada setiap diri kita, “apakah Yesus kenal saya?”

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.