Pencobaan dalam hidup orang Kristen

Yakobus 1:2-4 , “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

Yakobus 1:12-15, “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.”

Alkitab Perjanjian Baru menggunakan dua kata “peirazo” dan “dokimazo” untuk menuliskan pencobaan atau ujian. Sesungguhnya dua kata ini adalah sinonim satu dengan yang lain. Kata “peirazo” secara harafiah digunakan untuk menentukan apakah sebuah logam, misalnya emas sungguh-sunguh merupakan logam murni. Banyak orang membedakan dua hal ini, tetapi sekarang mari berpikir bahwa dua hal ini, saat ada peirazo juga ada dokimazo, bahwa ujian maupun pencobaan bisa dipakai oleh Allah untuk kebaikan kita.

Tidak ada perintah untuk melawan pencobaan, yang ada adalah Yakobus 4:7 “Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!”. Maka, jikalau tidak ada pencobaan atau ujian dalam hidup Anda, itu berarti 1) Anda sudah sempurna dan 2) Anda bukalah ancaman bagi iblis.

Ada banyak jenis ujian dan pencobaan, tidak perlu disebutkan, kita sudah mengalaminya hampir tiap hari. Alkitab juga menunjukkan beberapa teladan yang baik dari para tokoh Alkitab saat menghadapi pencobaan. Tetapi inti dari semua itu hanyalah:

  1. Mempercayai karakter-karakter Allah
  2. Tunduk kepada Allah
  3. Melawan iblis

Mungkin Anda pernah mendengar tentang bagaimana pola iblis memperdaya manusia, percayai saya bahwa iblis punya pola jauh lebih banyak daripada yang bisa kita pikirkan. Tetapi selagi kita tetap mempercayai Allah dan tunduk kepada-Nya, kita bisa menang atas pencobaan.

CC BY-NC-SA 4.0 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.